Monday, 9 July 2018

Wisata ke Pulau Sangiang, Banten (6 – 8 Juli 2018)






Wisata kali ini berawal dari celoteh kerinduan seorang teman yang lama kelamaan mulai meracuni akal sehat gue. Rindu akan hempasan dan gelombang itu kembali menggerogoti seisi ruang hati. Hingga akhirnya ditetapkan lah tanggal 6 pukul 20.00 WIB menjadi awal dari perjalan panjang yang indah. 

Setelah kepo sana-sini tentang perjalanan backpacker menuju Pulau Sangiang, akhirnya kami memutuskan untuk ikut open trip. Meski hati masih mengganjal, karena tidak semua jasa trip memuaskan dan aman. Jadi untuk kamu yang ingin wisata ke Sangiang pastikan kalian memiliki teman yang cukup atau bersedia merogoh kocek lebih dalam. Karena tidak ada kapal yang menyebrang setiap saat, dan mereka baru akan melakukan penyebrangan bila di sewa. Harga sewa sektiar Rp 1,5 jt – Rp 2 jt dengan kapasitas maksimal 20 orang. Dan yang paling penting adalah pastikan teman yang kamu ajak itu asik, biar gak bête selama perjalanan. 

Dan perjalanan kali ini kami percayakan kepada pemilik akun instagram @Rhino_Adventure cp : 0877-8712-1224 (bang Alya). @Rhino_Adventure berhasil bikin rindu gue terobati, aman diperjalanan dan aman pula di kantong. Thanks a lot bor and team. Paket yang ditawarkan adalah 350k all in exclude sewa alat, mepo di Dermaga Paku Anyer. 

Ada 8 orang dalam sangiang project yang bergabung dalam open trip @Rhino_Adventure :


1.       Eva Rahayu
2.       Mega
3.       Khairiyah Manik
4.       Dobi Wulansari
5.       Eko Budiman
6.       Rita Sugiarto
7.       Anno
8.       Fifi Rizky Awaliyah


Hari jumat tanggal 6 Juli 2018, pukul 22.00 WIB kami bertemu di Plaza Slipi Jaya, dan jegat bus jurusan Merak, HTM 30k/orang. Perjalanan sekitar 3 jam dan turun di simpang tiga cilegon. Disambung dengan sewa angkot 20k/orang. Gak lama, gak sampe 1 jam. Yang awalnya gue pikir sampe dermaga paku subuh, jadi kita bisa numpang istirahat di masjid terdekat. 



Di dermaga pun cukup lengkap, ada toilet, masjid, warung kelontong yang harganya asal tembak (jadi kalau mau makan disana  harus tanya harga dulu biar gak ditembak) dan warung indomi yang masih aman harga dan rasanya.

Warung yang nembak harga

cah kacang pacang + telor bulet kemaren + tempe goreng Rp 18rb
warung indomie merakyat








Setelah sarapan usahakan langsung berganti pakaian untuk snorkeling. Karena gue lagi berhalangan jadi gue gak ikut snorkeling. Wisata ke sangiang ini ada 2 spot snorkeling yaitu di legon waru dan legon bajo. Sayang kali ini hanya berkesempatan untuk di satu spot snorkeling yaitu di legon waru karena di legon bajo air sangat keruh. Meski gue gak ikut snorkeling gue tetep enjoy guys. Ikan-ikannya layak piranha kelaparan dikasi remah roti langsung berdatangan. Gue yang dari atas kapal aja sangat menikmati apalagi mereka yang snorkeling. Dan yang paling penting adalah arusnya landau gak bikin mual. 













Setelah snorkeling lanjut ke homestay, sepanjang perjalanan disuguhi pemandangan hijaunya pohon bakau. Penduduk yang ramah, harga jajanan yang bersahabat. Ada juga loh kang mie ayam, Cuma gue gak tertarik untuk coba. Seenggaknya selama di pulau gue harus menikmati setiap detiknya.







Dari dermaga pulau sangiang, kita harus berjalan gak terlalu jauh sih cuma dikelilingi hutan pohon kelapa dan pohon duri. Ada juga pohon-pohon besar yang layaknya hutan. Ngeri juga geng kalo malem-malem lewat situ. Gelap, yaa walau kata leader sih aman sudah teruji tidak ada hewan buas.









Di ujung perjalanan menuju homestay, kami terpukau oleh lukisan Allah yang Maha Esa. Pantai Panjang. Masya Allah, bagaimana Syurga kelak? Maha Karya –Mu di Bumi saja sudah membuat hati ini bergetar ya Rabb.












Homestay terletak tak jauh dari Pantai Panjang ini, dikelilingi hutan yang masih sangat asri. Beruntung gue dan rombongan berbarengan dengak bapak polisi hutan yang akan berburu babi hutan, menjadi wasilan Allah menambah rasa aman. Tak jauh dari homestay pun terdapat warung kelontong yang menyediakan mie instan dan gorengan yang sambelnya dewa banget. Harganya sangat ramah tamah hanya Rp 1k/biji.







Seperti pulau lainnya disini hanya tersedia listrik saat pukul 06.00 PM – 06.00 AM. yang unik adalah homestay memiliki kamar mandi yang terpisah antara kamar mandi dan toilet untuk pup. Air pun harus nimba sendiri, untungnya tangan gue tangan kuli yang gak berasa apa-apa kalau Cuma untuk mandi mah.





Setelah makan siang, gue tidur siang sambil berjemur (enggak denk gue cari yang adem gak kena matahari). Ajibbbbb 2 jam lebih gak berasa coy, tidur di tepi pantai gitu. Aduhaaay banget bokonyaaaaa.  

Dan setelah sholat ashar, kami langsung bersiap-siap untuk berburu sunset di puncak harapan. Dan ini benar-benar diluar dugaan gue. Karena untuk menuju puncak harapan kita harus nanjak yang lumayan terjal,  kalau lo udah pernah ke pulau Krakatau dan nanjak anak Krakatau yang masih aktif itu. Ini lebih terjal dari itu gaeys, jadi kalau bisa persiapkan diri dengan olah raga kecil dan alas yang memadai. Medan lumayan berbatu dan berakar, jadi oleng sedikit bisa tergelincir kaya kaki gue. Alhamdulillah ada pria tampan idaman yang bisa kasi pertolongan pertama.






Sebelum ke puncak harapan, kita akan melewati gua kelalawar
Jalur semakin terjal untuk menggapai puncak idaman. Kita harus melewati dahulu puncak Begal. 









Puncak harapan, yang ternyata gak begitu jauh dari puncak begal. Dalam perjalanan balik menuju homestay kita akan melewati Kawah tungku dan bukit cinta yang masih dalam pembangunan.










Buat  gue disini adalah tempat paling keren dari semua yang udah gue jelajahin, dan cocok buat lo yang kangen gelombang dan tanjakan. Thanks untuk @Rhino_adventure yang bikin perjalanan kali ini sangat berkesan. Makananannya enak, sambelnya mantab, sayang ada beberapa temen yang tidur di luar karena gak kebagian tempat. 

#Akomodasi
1. Paket Trip Rp 350k
2. Transport kantor slipi Rp 25k
3. Transport Slipi -> simpang tiga cilegon (bus jurusan merak) Rp 30k, PP 60k
4. Transport Simpang 3 Cilegon -> Dermaga Paku Anyer (Angkot) Rp 20k, PP 40k
6. Transport Kp rambutan rumah -> Rp 35k
7. Sewa Alat Rp 75k
TOTAL Rp 585 k

#Paket Termasuk 
1. Kapal PP
2. Tiket Wisata
3. Simaksi
4. Guide
5. Retribusi Pulau
6. Makan 3x (Siang - Malam - Pagi) Selama di Pulau
7. Homestay Share room
8. Air Mineral
9. Pelampung
10. Dokumentasi selama Trip

Buat lo yang mau jalan Privat or Open trip,
Bisa langsung kepoin aja  IG @Rhino_Adventure Cp : 087787121224

Terima kasih buat semua pihak yang terlibat dalam perjalanan kemaren. Semoga semakin dewasa, berwawasan luas, bahagia dan sukses dunia akhirat. Aamiin. 

Bila artikel ini membantu, silahkan like, comment, follow dan klik iklan di samping yaaa.. 
chiaaayoo ^^, 




Saturday, 30 June 2018

Cara Membuat Mie Ayam, (homemade, sehat, bersih dan PUAS PASTINYA)




Pernah gak sih, kalian ada yang suka makan mie ayam udah ngantri lama tapi masih berasa ada yang kurang. Pas minta nambah malah dijudesin, atau bahkan gak direspon sama sekali. Udah di judesin, nunggu lama eh mienya malah kematengan atau gak mateng sama sekali. Mengkel gak tuh? Nah…..berasal dari situ gue berinisiatif untuk bikin mie ayam yang sesuai sama mau gue banget. Mau tau gak caranya?

Sebelum ke cara pembuatan, gue perlu jelasi kalau mie ayam itu bukan sesuatu yang simple 5 menit langsung jadi. Tapi lo harus usaha dulu dan lumayan makan waktu. Tapi untuk hasil jangan ditanya lagi dah. Dalam pembuatannya ada 3 tahanp, yaitu pembuatan mie, pembuatan minyak bumbu, dan ayam kecapnya. Oleh karena itu yuk kita langsung aja,

1.       Membuat Mie

Maaf ya mienya masih gak sempurna, karena gue bikinnya sama sekali gak pake mesin penggiling. Dan berikut bahan-bahannya : 

ü  Tepung Terigu, 4 genggam sekitar 350 gr
ü  Tepung Tapioka, 1 genggam Sekitar 80gr
ü  Dua butir telur
ü  Garam secukupnya
ü  Air secukupnya,

Cara membuat :
ü  Campurkan garam, telur dan air aduk rata
ü  Masukan tepung terigu dan tepung tapioka
ü  Aduk lalu uleni hingga kalis
ü  Setelah kalis bungkus dengan plastic diamkan selama 30 menit

ü  Setelah 30 menit, bagi adonan menjadi beberapa bagian dan pipihkan dengan roll kue, lalu di potong sesuai selera (ketebalan mie). Kalau dirumah ada alat cetakan mie lebih endehoi lagi tuh

ü  Jangan lupa baluri mie yang sudah di potong dengan tepung terigu agar tidak menempel. 

2.       Membuat Minyak Bumbu

Bahan-bahanya : 

ü  Sereh 3 batang
ü  Daun salam 5 lembar (kalau mau pake daun jeruk juga boleh)
ü  Kunyit setengah ruas jari
ü  Jahe secukupnya
ü  ketumbar
ü  Bawang putih 5 biji
ü  Bawang merah 5 biji
ü  Kemiri 5 butir
ü  Minyak secukupnya, ini gue bikinnya sedikit karena gue pikir Cuma untuk hari ini aja, kalau kalian mau pake banyak ya gpp. Tapi takaran ini maksimal setengah kilo ya, kalo kebanyakan takut gak berasa.
ü  Garam secukupnya
Cara membuat :
ü  Ulek semua bumbu hingga halus, kecuali batang sereh dan daun salam hanya dimemarkan. 

ü  Panaskan minyak.
ü  Tumis hingga bumbu mengering
ü  Angkat

ü  Diamkan minyak hingga adem, setelah adem masukan ke wadah minyak. Dan siap dipakai 

3.       Cara Membuat Ayam Kecap

Bahan yang dibutuhkan : 

ü  1 ekor ayam potong sesuai selera
ü  Garam secukupnya
ü  Lada secukupnya
ü  Kecap manis secukupnya
ü  Gula merah
ü  Lengkuas
ü  Batang sereh
ü  Daun salam
ü  Minyak goreng
ü  Air bersih

Cara membuat :
ü  ulek semua bumbu hingga halus dan garam, kecuali batang sereh dan daun salam hanya di memarkan saja.

ü  Panaskan minyak
ü  Tumis bumbu hingga harum

ü  Masukan air bersih dan rempah-rempah sisa menggoreng binyak bumbu, tunggu hingga mendidih

ü  Masukan ayam, gula dan kecap


ü  Masak hingga air berkurang 50%.
ü  Angkat siap disajikan. 

4.       Cara Membuat Mie ayam




ü  Pertama siapkan mangkuk, lalu masukan 2 sendok minyak bumbu, garam dan kuah ayam kecap aduk hingga rata
ü  Panas kan air, masukan bakso, dan sawi hingga layu
ü  Masukan sawi ke mangkuk dan baluri dengan bumbu hingga merata
ü  Masukan mi eke dalam air mendidih, tunggu 2 menit. Angkat (sesuai selera, kalau suka yang masih kenyal2 2 menit cukup, kalau suka mateng banget ya lebih lama lagi. Buat sesuai selera agar PUAS)
ü  Campurkan mie yang sudah matang pada sawi dan bumbu di atas mangkok, aduk rata kembali
ü  Beri potongan ayam kecap, daun bawang, bakso
ü  Mie Ayam siap dimakan,
ü  Jangan lupa untuk yang suka pedes, bikin sambalnya
ü  Yang simple aja, rebus cabe rawit, angkat ulek kasi garam dan penyedap..

Muantab kan? Jadilah mie Ayam ala gue yang Alhamdulillah bikin orang sekeluarga puas. Yuk tunjukin kreasi mu.

Kalau artikel ini cukup membantu, silahkan like, follow, komen dan klik iklan di samping yaaaa…


Cherrrs…
F.R.A


Rangkuman Debat Pertama Capres 2024

Anies Baswedan Visi dan Misi 1.        Menempatakan hukum sebagai rujukan utama untuk memastikan hadirnya rasa keadilan memberikan keber...