Showing posts with label Fifi RIzky Awaliyah. Show all posts
Showing posts with label Fifi RIzky Awaliyah. Show all posts

Thursday, 9 February 2012

jeritan yang tak pernah dapat terdengar...

tahun 2012..
mungkin tahun ini, pada jam 11:25 PM di hari jum'at akan menjadi saat yang sangat bersejarah dalam hidup ku.

mau tau gak kenapa?
mau gak....?? =)
hah..enggak? :p
ih,,.yaudah aku kasih tau deh, GRETONG lagi..hahay
yang perlu kamu lakuin cuma duduk manis, dan baca tulisan ku ini perlahan-lahan, jangan terlalu tegang rilax ajjah, dan jangan kaget kalo kamu bakalan ngakak, tersenyum atau sampe nguarin aer mata..hahah...
lebay ajjah neh_baca yang benar yah ^,^ -----> selamat membaca ..

Empat tahun yang lalu, saat aku duduk dibangku MA setara dengan SMA, aku terpilih menjadi bagian bahasa dalam sebuah oraganisasi kesantrian atau istilah lain yang digunakan pesantren ku untuk OSIS (Organisasi Intra Sekolah). Oia..sebelumnya aku memilih sebuah pesantren modern di bogor sebagai sarana untuk ku menimba ilmu. Daarul Uluum boarding school bantar kemang.

Terpilih menjadi bagian bahasa itulah yang mulai menyeret ku untuk tahu, mengenal, menerima, dan merasakan hal yang belum pernah aku rasain sebelumnya seolah membuatku merasakan berada di surga dan neraka sekaligus. 

penasaran? mari kita lanjutkan ! 
nah..dalam bagian bahasa itu aku terpilih menjadi sekretaris II (pada awalnya). 
                         ketua I --> Andi Muhammad Yasin, 
                         ketua II --> Iin Aminah, 
                         Sekretaris I --> Muhammad Abdul Syukur, 
                         bendahara --> Rhafika Medik. 
hanya aku dan Syukur yang mewakili kelas kami (two extention/ II MAPK) berpartisipasi dalam bagian bahasa, sangat berat tanggung jawab bagian bahasa. yakni harus menyontohkan berbahasa yang baik dalam hal ini arab dan inggris, mengjarka adik-adik kelas kami yang belum pandai menggunakan bahasa, dan masih banyak lagi. Berkecimung dalam satu bagian membuat frekuensi pertemuan kami (anggota bagian) semakin sering. Hal itu membuat hubungan kamu mulai terasa akrab.

Yang menyita perhatian ku adalah pak ketua bagian AMY, pada awalnya aku mengenalnya seperti semua orang mengenalnya. Orang yang berkepribadian Angkuh, sombong, sama sekali tidak bersahabat, charming, cerdas, dan banyak disukai para santri putri karena ketampanannya (kata tampan disini hanya mengutip dari kebayakan orang katakan, tapi hal itu belum ada pembuktiannya). 

tapi setelah mengenalnya dan AMY sendiri banyak menceritakan berbagai macam hal pada ku, seketika semua tabir itu seolah mulai memudar. dan dimata ku AMY ini adalah seorang yang perhatian, berkomitmen, dan sangat berbeda dari semua pria seumurannya. cara berfikirnya yang luas dan logis, pemecahan masalahnya yang tepat dan akurat. bisa dibilang semua keputusan yang ia ambil nyaris tanpa cacat. bagiku dia adalah seorang teman yang luar biasa.

dan tiba lah, saat-saat dimana pintu gerbang itu mulai menyeretku, memaksakku, dan tak ada ampun lagi bagi ku..

setelah belajar malem (muhajahah) seperti biasa aku selalu pergi ke kantor, untuk melakukan pemanggilan kepada mereka yang tertangkap basah bicara tidak menggunakan bahasa yang diwajibkan (Arab & Inggris). karena malam itu tak ada pelanggaran, aku hanya duduk sejenak didepan kompi. saat itulah AMY memanggilku, akupun menghampirinya. dia menceritakan sesuatu, aku mendengaran dengan baik. kontraksi dengan AMY memang menjadikan ku hanya seorang pasif atau pendengar yang baik. mungkin bukan hal yang aneh buat kalian, ketika ada seseorang yang meminta kalian dengan tegas untuk menjadi sahabatnya. tapi buat ku itu adalah hal yang sanga tidak biasa. karena aku sangat terkejut bukan main saat AMY mengatakan hal itu pada ku. dengan nafas dan mimik yang dibuat senyaman mungkin aku menjawab permintaannya dengan kata 'Ya'. 

dengan adanya ikatan sahabat yang terlihat dipaksakan itu (karena belum pernah aku menemukan seseorang meminta seseorang untuk menjadi sahabatnya, yang aku rasakan gelar sahabat hadir dengan sendirinya), AMY menjadi sangat terbuka pada ku. ia selalu menceritakan apapun yang terjadi padanya, keluarganya, teman-temannya, bahkan pacarnya. Upzz! yah dia mempunyai kekasih hati, teman sekelasku juga wanita itu bernama Ani Listiyani. dan saat itu hubungannya sudah kandas.

Entah mengapa aku menikmati kedekatan ku dengan AMY itu, tidak hanya dipesantren, saat sudah kembali ke rumah pun aku sering smsan atau telpnan. aku sangat menikmati kedekatan itu, bahkan aku sangat mementingkan urusannya dari urusan manapun. aku benar-benar menganggapnya seperti seorang sahabat yang baik. tanpa berfikir apakah ia pun begitu terhadap ku. aku sangat peduli dan selalu ingin tahu apapun yang terjadi padanya. dan aku selalu berusaha menjadi seseorang yang selalu ada untuk nya. orang pertama yang selalu datang mengusir penat nya. bahkan saat dia berkata ingin meninggalkan keluar dari ponpes, aku melarangnya dengan keras. aku membujuknya semampuku. hingga akhirnya aku berkata "gue gak bisa klu gak ada lu, seenggaknya walaupun gak ketemu cukup tau lu ada di pondok juga hati gue udah nyaman". bhahahhaahha,,lebay nian diriku nie...malu-maluin, apa-apaan itu?? :'((

kalian tau disinilah aku mulai gila, tak tahu mana yang pantas dilakukan seorang santriwati dan mana yang tidak boleh dilakukan....

Alhamdulillah AMY tidak jadi melangkahkan kakinya untuk menjauh dari pondok tercinta. dan persahabatan kami semakin akrab saja tapi diluar dugaan, x-girlfriend AMY itu tiba-tiba semakin sinis bila melihatku, tak pernah menyapa ku, tak pula berbicara dengan ku. padahal dia adalah teman sekelasaku, pernah pula satu kamar denganku. tapi mengapa??? aku tak pernah berpikir x-girlfriendny AMY itu sakit hati dengan kedekatan ku. aku hanya menikmati apa yang telah berlangsung, dan berharap berakhir dengan bahagia. dan kenyataannya dia sangat cemburu. dan aku sangat tidak nyaman dengan tatapan sinis matanya itu. aku tidak pacaran heyyy kau....aku hanya berteman ala teman biasa. 

karena aku sudah sangat tidak sabar dengan perlakuannya itu yang sangat menusuk hati ku. dengan dalih untuk mereka aku mengadukannya pada AMY pada percakapan singkat via telp saat liburan. responnya hanya biasa saja tak ada keseriusan. dan akhirnya aku menyarankan agar AMY jadian lagi dengan wanita itu, agar wanita itu berhenti mentatapku dengan tatapan yang sinis luar biasa.

dan setelah liburan berakhir entah apa yang AMY lakukan, wanita itu tak lagi memandang sinis pada ku, ia tersenyum dan banyak bicara, itu membuatku nyaman, sangat nyaman. bahkan dia tak segan-segan bercerita banyak hal padaku. termasuk hubny dengan novi dan ust hamdi (sepupu dan omnya). tapi sayangnya....

to be continue...........-->nantiin cerita selanjutnya yah.. :)





Monday, 26 December 2011

Diantara CINTA dan PERSAHABATAN...

Dua sisi yang saling berkaitan satu dengan lainnya.
Ya, antara Cinta dengan Persahabatan.
Mampukah kita membayangkan Persahabatan tanpa Cinta?
Persahabatan dan Cinta adalah teman terbaik kerana dimana ada Cinta, Persahabatan selalu berada disampingnya. Dan dimana Persahabatan berada, Cinta selalu tersenyum ceria dan tidak pernah meninggalkan Persahabatan.Pada suatu hari, Persahabatan mula berpikir bahwa Cinta telah membuat dirinya tidak mendapat perhatian lagi karena Persahabatan menganggap Cinta lebih menarik daripada dirinya.
?Hhem mm mm? Seandainya tidak ada Cinta, mungkin aku akan menjadi lebih terkenal, dan lebih banyak orang memberi perhatian kepadaku.? pikir si Persahabatan. Sejak hari itu, Persahabatan memusuhi Cinta. Ketika Cinta bermain bersama Persahabatan seperti biasanya, Persahabatan akan menjauhi Cinta. Apabila Cinta bertanya kenapa Persahabatan menjauhi dirinya, Persahabatan hanya memalingkan wajahnya dan beredar pergi meninggalkan Cinta.
Kesedihan pun menghampiri Cinta dan Cinta tidak sanggup menahan air matanya dan menangis. Kesedihan hanya dapat termangu memandang Cinta yang kehilangan teman baiknya. Beberapa hari tanpa Cinta, Persahabatan mulai bergaul rapat dengan Kecewa, Putus asa, Kemarahan dan Kebencian.
Persahabatan mulai kehilangan sifat manisnya dan orang-orang mulai tidak menyukai Persahabatan. Persahabatan mulai dijauhi dan tidak lagi disukai.Walaupun Persahabatan cantik, tetapi sifatnya mulai memuakkan.Persahabatan menyadari bahwa dirinya tidak lagi disukai lantaran banyak orang yang menjauhinya. Persahabatan mulai menyesali keadaannya, dan saat itulah Kesedihan melihat Persahabatan, dan menyampaikan kepada Cinta bahwa Persahabatan sedang dalam kedukaan.
Dengan segera Cinta berlari dan menghampiri Persahabatan. Saat Persahabatan melihat Cinta menghampiri dirinya, dengan air mata yang berlinang Persahabatan pun meluapkan seribu penyesalannya meninggalkan Cinta.
Dipendekkan cerita, Persahabatan dan Cinta kembali menjadi teman baik. Persahabatan kembali kepada pribadi yang menyenangkan dan Cinta pun kembali tersenyum ceria. Semua orang melihat kembali kedua teman baik itu sebagai berkat dan anugerah dalam kehidupan.
Moral:
Mampukah Persahabatan tanpa Cinta?
Mampukah Cinta tanpa Persahabatan?
Sering kali ditemui banyak orang yang coba memisahkan Persahabatan dan Cinta karena mereka berfikir, ?Kalau Persahabatan sudah disulami dengan Cinta, pasti akan jadi sulit!?. Terutama bagi mereka yang menjalin persahabatan antara seorang pria dan wanita.
Persahabatan merupakan bentuk hubungan yang indah antara manusia, di mana Cinta hadir untuk memberikan senyumnya dan mewarnai Persahabatan. Tanpa Cinta, Persahabatan mungkin akan diisi dengan Kecewa, Benci, Marah dan berbagai hal yang membuat Persahabatan tidak lagi indah. Berhentilah membuat batas antara Cinta dan Persahabatan, biarkan mereka tetap menjadi Teman baik. Yang harus diluruskan adalah Cinta bukanlah perusak Persahabatan, Cinta memperindah persahabatan anda.
Seringkali Cinta cuma dijadikan kambing hitam sebagai perusak sebuah persahabatan. SALAH BESAR !!! Seharusnya dengan adanya Cinta, persahabatan akan semakin menyenangkan. Buat teman-teman yang sedang menjalin Persahabatan. Penuhilah persahabatanmu dengan Cinta, berikanlah Cinta yang terbaik untuk sahabatmu.
Buat teman-teman yang sedang mengalami guncangan dalam persahabatan, jangan salahkan Cinta! Tetapi cobalah perbaiki persahabatanmu dengan cinta karena cinta akan menutupi segala kesalahan, mengampuni dengan mudah dan membuat segala sesuatu yang tidak mungkin menjadi mungkin.
Buat teman-teman yang belum mengerti arti Persahabatan, cobalah memulai sebuah persahabatan. Dengan persahabatan kalian akan semakin dewasa, tidak egois dan belajar untuk mengerti bahwa segala sesuatu tidak selalu terjadi sesuai dengan keinginan kita.
Buat teman-teman yang sedang kecewa dengan Persahabatan. Renungkanlah;?
Apakah saya sudah menjalani Persahabatan dengan benar??
Dan cobalah memahami arti persahabatan buat hidupmu. Keinginan, semangat, pengertian, kematangan, kelemahlembutan dan segala hal yang baik akan engkau temui dalam persahabatan.

Thursday, 20 October 2011

Sebuah Pencerahan...

Assalamu a'laikum my dear...

hari ini bukan lah hari biasa bagi ku..
mungkin sama seperti hari-hari sebelumnya.. tapi hari ini aku telah menemukan sebuah titik terang...
titik terang tentang apa yang selama ini ku geluti, tentang apa yang selama ini ku hadapi dan ku inginkan..

pada awalnya aku menganggap kehidupan di dunia ini hanya sebuah panggung sandiwara..
hanya berputar dalam zona yang akan terulang kembali pada generasi selanjutnya..
yaitu..dilahirkan, bayi, balita, anak-anak, remaja, dewasa, tua dan meninggal..

tapi berbeda ketika ku kenal dengan sahabat baik ku Pipit Jayanti,..
pada tanggal 06/11/2006.. Allah mempererat tali persahabatan itu..
sebenarnya aku mengenal Pipit sudah lama jauh sebelum aku sekolah di Mts N Jati Asih..
yaitu di sebuah TPA Adz-Dzikro.. kebetulan dia menjadi senior ku..tapi hubungan kami hanya sebatas mengenal wajah saja..
disebabkan satu permasalahan dalam osis, dan aku memiliki satu pemahaman yang sama kami menjadi semakin dekat. walaupun kenyataannya kami tak pernah satu kelas. dari semua opini dan argumennya aku mulai berfikir bahwa kehidupan bukanlah hanya sekedar sebuah panggung sandiwara, dan kita sebagai manusia hanya mengikuti bagaimana sekenariony saja. mau atau enggak ya tetap harus mau. melainkan kehidupan adalah sebuah cerita, dimana aku adalah sebagai penulisnya. akan bagaimana kehidupan ku nanti semua berada dalam genggaman ku. dari situ aku mulai berangan-angan dan mengukir sebuah mimpi, mulai lah timbul sebuah kewajiban baru dimana aku harus berusaha untuk mewujudkannya.
dan sungguh itu semua tak mudah,..
bahkan terkadang aku harus sering kal terjatuh, dan merasa putus asa...
tapi semua kegalauan itu sirna bila aku berada di dekat pipit. karena bagi ku semua perkataannya adalah sebuah power. sehingga semangat ku selalu kembali membara..

makanya saat aku lulus dan memutuskan untuk melanjutkan belajar ku dalam sebuah pesantren di bogor. Daarul Ulumm boarding school, aku seakan kehilangan pondasi, semangat ku naik turun, pandangan ku akan masa depan akbur karena aku berjauhan dengna pipit jayanti.
untung ny Allah mempertemukan ku dengan Sahabat baik ku Andi Muhammad Yasin, dia pun tak kalah mengagumkan dengan Pipit Jayanti. mungkin aku dan dia sangat bertolak belakang tapi semua pemikiran dan semangat nya menjadi motifasi untukku. bagi ku dia bukan hanya Andi Muhammad Yasin yang angkuh dan sombong seperti kebanyakan bilang. karena di balik semua itu terdapat jiwa yang mulia,

dengan melihat nya, kembali membakar semangatkku yang lama padam.
tapi bukan setelah kehidupan ini telah membaik tanpa masalah tapi sebaliknya, cobaan semakin menerjang..

kehidupan adalah sebuah perjuangan. harus ada yang diusahaka dan harus ada pula yang di korbankan..

wish we luck.. ^^'

thanks to Pipit And Shine

Wednesday, 19 October 2011

Untuk adik ku tersayang Alwie Abdul Aziz

De.. kenap wajah mu tampak muram??
Apa karena kau tak menyukai arti dari kehidupan ini??
De…. Mengapa kau palingkan wajah mu??
Apa karena kau tak mengerti arti dari sebuah kenyataan??
De.. Mangapa kau menangis??
Mengapa kau begitu angkuh??
Mengapa selalu kata-kata kasar yang selalu keluar dari mulut mu………

De…. Seharusnya kamu bersyukur…
kehidupan mu tak seburuk yang kau kira, perjuangan mu pun tak sepahit yang kau rasa…
Keangkuhanmu itulah yang membuat mu semakin tersiksa….

De..perlu kamu tahu…
Kondisimu saat ini bukanlah hal yang paling buruk, bukan hal yang paling menyakitkan hingga kau berkata bahwa saat ini kau sangat menderita. Dulu saat pertama kali aku memasuki bangku sekolah dasar, aku hanya diantar oleh ibu saat hari pertama saja. Sementara yang lain selalu diantar setiap hari, hingga bila ada hal yang tidak mereka mengerti, atau hal yang mengusik mereka, mereka langsung meminta pertolongan pada orang tua mereka. Begitu pun diri mu ibu hampir setiap hari mengantar mu ke sekolah, saat bangun tidur kau hanya perlu mandi dan memakai baju yang sudah tersedia. Sementara aku, harus mencuci, dan menyetrika bajuku sendiri agar bisa ke sekolah dengan rapi. Setiap kali ada PR aku harus berkutik dan memutar otak ku sendiri, karena setiap kali aku bertanya pada ibu atau ayah mereka selalu berkata “kamu yang sekolah kok nanya ke ayah/ibu vie..” sementara kamu selalu ada aku yang akan member penerangan dan bantuan saat kamu butuhkan. Mungkin karena aku anak pertama dan aku seorang wanita jadi ibu dan ayah mendidik ku harus lebih mandiri, tapi tau kah kamu terkadang semua itu membuat ku sedih.
Setiap kali ada pengambilan raport apakah ibu/ayah mengambikannya untuk ku?? TIDAK, aku yang mengambilnya sendiri. Hingga setiap kali aku mendapat peringkat pertama atau hanya masuk dalam tiga besar mereka tak pernah tahu….tak pernah tahu. Terkadang aku meresa iri dengan teman-teman sekelas ku yang hanya mendapat peringkat sepuluh sekalipun dibelikan hadiah. Sementara aku ?? tahu pun tidak mereka. Begitu pun ketika aku lulus dan masuk ke sekolah baru dalam tingkat Stanawiyah (SMP) dari pengambilan ijazah sampai daftar, tes, aku melakukannya sendiri. Sementara kamu ibu selalu mengantar mu, membantu mu, memperhatikan mu. Apa dengan semua ini kau masih berkata ibu tak sayang pada mu??. Perlu kamu tahu dek….selama duduk di bangku Stanawiyah pun ibu tetap tak perduli dengan semua nilai dan prestasi ku. Ibu dan Ayah tak pernah tahu, aku selalu masuk dalam tiga besar, aku juara pertama pidato bahasa Indonesia dan inggris. Mereka tak pernah tahu, aku menjadi anggota osis pun mereka tak pernah tahu. Aku menjadi tim 45 dalam pengibaran sang merah putih pun mereka tak tahu. Hingga saat aku mewakili sekolah lomba matematika tingkat kabupaten pun mereka tak tahu, dan saat aku berdiri diatas podium juara dua lomba mtk tingkat kabupaten pun mereka tak tahu. Mereka tak pernah tahu. Tapi akhirnya mereka tahu saat pengambilan ijazah, wali kelas ku Pak Abdul Karim M, Si. Menyatakan kekecewaanya atas nilai ujian nasional ku yang menurun drastis, padahal saat try out aku termasuk lima orang yang lulus diantara 150 siswa dari empat kelas. Aku mendapat peringkat ke empat. Pertama sahabat ku Raudatul Jannah, kedua teman sekelas ku Viny Mugi Rahyuni, ketiga rival ku Irfan Kamil, ke empat aku, dan kelima Rizky Tri Wulan dari. Tapi saat ujian nasional bahkan sepuluh besar pun aku tak masuk katagori. Dan pak Karim bilang aku masih beruntung karena mempunyai koma yang pas di belakang angka 4 nilai dari ujian bahasa Indonesia ku. Hingga aku bisa lulus ujian. dan ujian itu murni hasil jerih payah ku sendiri.
Dan tahukah kamu saat itu ibu baru mulai peduli pada ku, ia mulai mencari sebuah pesantren yang pas untuk ku, mendaftarkan ku dan mengantarku pergi ke pesantren. Walau aku tak mempunyai prestasi apa-apa di pesantren tapi ibu baru mulai perhatian dan sering mengeluh bila aku mendapat nilai buruk. tapi tetep ia tak pernah tahu. Hingga saat ini kuliyah pun aku daftar, dan dengan biaya sendiri. Mereka memang tak pernah tahu…
kau tak seperti aku adik ku sayang...
meskipun ayah dan ibu masih belum mengakui kehadiran ku karena aku adalah seorang wanita..
aku akan tetap berusaha dan berjjuang agar suatu saat nanti mereka akan mengakui kehadiran ku...
sebagai wanita...
wanita yang tangguh......


karena itu...bangkit lah..
Kamu adalah anak special adik ku…
Jangan pernah berkata kau menderita, karena banyak orang yang jauh lebih menderita dari kamu…
Jangan pernah berkata kau kekurangan materi karena banyak lebih tak punya dari kamu…

Lihat aku…kakak mu..
Aku selalu menyayangi kamu, apa pun yang aku lakukan hanya untuk yang tebaik buat kamu…
Cukup Cuma aku yang mengalami hal seperti itu, dan aku akan brusaha agar kau tak mengalami hal serupa….

tersenyumlah…
Raih lah apa yang kau cita-cita kan…
Hapus air mata mu sekarang juga…
Buktikan pada dunia bahwa kamu mampu, mampu menjadi jauh lebih baik dari aku karena aku bukanah apa-apa…  


Aku selalu menyayangi mu…


  

Wednesday, 12 October 2011

Dimanakah Keadilan itu...??

senja menuai kebahagiaan...








cahaya mentari yang mulai memudar di telan oleh kegelapan...
















akan sangat membahagiaan bagi raga yang tengah digelayuti rasa lelah....



sudah tiba watunya untuk merebakan jiwa dan raga dalam buaian malam....















namun, tau kah kamu???








disudut-sudut kegelapan, disetiap lorong gelap dan jalan setapak...




disaat manusia lain terlelap, disaat manusia lain menikmati peristirahatan...



mereka justru menuai tangis kelaparan....






mengais sisa-sisa dari buangan sampah murahan...






menjijikan bagi kebanyakan manusia,...
tapi bagi mereka itu adalah nafas kehidupan....















yah....










itu lah kehidupan....








tak pernah ada keadilan...








dimana...???









tiada satupun manusia di dunia ini yang mampu berlaku adil...




kecuali Rasulullah SAW...




















disekolah...pergaulan...lingkungan...pemerintahan...
bahkan dalam keluarga sekalipun ta pernah ku jumpai sebuah keadila...
apakah sudah menjadi sifat dasar manusia berlaku tak adil????
















ketika ku coba tuangkan semua rasa lelah ku...






tiba-tiba kepalaku dihantam dengan benda tumpul olehnya..




tapi apakah wanita itu membelaku???







TIDAK.










dia justru memanjatkan sumpah serapahnya,....
seolah dia yang seperti itu akibat ulah ku...



lantas apa yang bisa ku perbuat???







membalas dengan menghunuskan pedang di dadanya???





atau membalas cacian wanita itu dengan kata-kata yang lebih tajam dari itu???



TIDAK...aku hanya mampu terdiam dalam tangis ku menahan rasa sakit...



karena bagaimana pun mereka adalah orang terpenting dalam hidup ku...



walaupun mereka menganggap ku kebalikan dari itu...





dimana??









bahkan wanita yang sangat berperan dalam hidup ku pun tak mampu menunjukan sebuah keadilan...

















piring dan gelas yang pecah tak dihiraukan oleh nya...





setiap serpihannya menusuk membuat darah berceceran...





tapi apa yang dilakukan Pria itu??







dia tak tahu menahu..karena ia sedang husyu dalam sholat nya...




harusnya aku melawan seharusnya aku membela diri ku...





tapi rasa sayang dan cinta ku pada mereka meluluhkan setiap sendi ku....
sehingga tubuh ku tak mampu bergerak...














apakah itu sebuah keadilan???







saat seperti itu yang ku butuhkan hanya lah dia seorang sahabat...




sahabat yang seharusnya ada menghiburku...






tapi apa yang ia lakukan???








ia hanya terdiam...









sudah ku tulskan pesan singkat untuk menggambarkan kegalauanku...




tapi apa yang terjadi hingga mata ku tertutup....
dan terbuka kembali tak ku temukan pesan balasan dari nya??

apa ini sebuah keadilan????








mungkin hanya aku yang menggapnya sahabat tapi tidak sebaliknya..




karena dia selalu dibutakan oleh cinta yang sedang dikejarnya....
















tiada keadilan dalam hidup ku...







tiada keadilan ku temui....








tiada keadilan....





















dan tanggal 12 OKTOBER 2011
adalah hari yang menunjukan ku tiada keadilan...
untuk makhluk seperti diri ku ini.....













tak suka dengan argumenku??








patahkanlah...









tunjukanlah....









buktikanlah setitik keadilan .....







pada ku,,,,,,,,,,,,,

















































































































































































































































































































































































Tuesday, 11 October 2011

Sakit sekali....

Assalamu a'laikum my dear....
Cinta...dulu ketika aku beranjak remaja setiap kali ada orang yang bertanya pada ku "Apa itu cinta?" aku tak akan mampu menjawab. aku hanya akan berkata "cinta itu anugrah" tanpa tahu bagaimana, bentuk, bau, dan rasanya itu cinta. hingga ketika salah seorang pria berkata cinta kepadaku aku hanya menjalankan sebuah kegiatan pacaran yang mereka bilang di dasari rasa cinta. walaupun sebenarnya NOL tak ada perbedaan sama sekali. dan ketika "cowo aku" (panggilan keren) bilang putus pun aku tak masalah, biasa saja, malah menjadi tanda tanta besar "?" ketika melihat beberapa temanku menangis ketika putusan, gak nafsu makan bahkan sampai histeris sejadi-jadinya. mungkin karena saat itu aku masih tak tau apa itu CINTA??
tapi.....seiring berjalannya waktu yang semakin membawa ku dalam pergaulan dan lingkungan yang lebih luas. aku mulai mengerti apa itu cinta. ketika aku duduk di ke 2 MA, aku mempunyai teman sejawat. dan entah mengapa tubuh ku selalu bergetar hingga tak mampu bergrak ketika melihatnya.. dan jantungku seketika berdegup begitu cepat. aku tak mengerti reaksi apa yang terjadi. hanya satu yang ku pahami semua itu bereaksi hanya bila aku bertemu dengan nya, melihatnya dari kejauhan, melihat salah satu kepunyaannya (ex:: sepatu, buku tulis) mendengar suaranya, atau sekedar mendengar orang lain menyebut namanya. dan ketika ku pandang awan-awan putih di langit seketika mereka berubah menjadi guratan senyum di wajahnya. begitupun ketika ku liat tumpukan huruf seketika mereka membentuk satu kata yaitu namanya. hingga akhirnya ku definisikan inilah yang dinamakan cinta...
terdiam...hanya terdiam yang dapat aku lakukan...sambil memikirkan bagaimana caranya menyalurkan rasa ini tanpa harus dia tahu, dan tanpa harus aku mengungkapnya juga tanpa harus terlibat dalam kegiatan pacaran itu.....
Syukur..belum sempat terfikir bagaimana cara ku...dia memintaku untuk menjadi sahabatnya....dan ku itu lah cara ku untuk tetap mencintai dan menyayanginya dengan setulus hati... bahagia sekali saat itu...
Anehnya...perasaan itu tetap tak berubah, walaupun kami sering bertengkar karena hal sepele, tak bicara satu sama lain hingga satu tahun lamanya. rasa itu tetap tak berubah. meskipun aku tahu dia mempunyai kekasih, tetap tak berubah... walaupun aku bertemu bercengkrama dengan kekasihnya tetap tak berubah....aku bingung....
hingga akhir kelulusan pun...masih belum berubah...walau dipisahkan oleh jarak, terhalang oleh waktu, tapi tetap tak berubah....
dan terkadang rasa ini malah menjadi kelemahan terbesar ku...ketika kerinduan menerjang, aku hanya merenung dalam tangis ku...bertemu tak mungkin, pesan singkat tak di baless...galau melanda.......dan ini bukan sekali dua kali tetapi setiap hari...setiap waktu...setiap detik...setiap helaan nafaas ku.....
karena itu perlahan ku mulai sadar,...CINTA AKAN MEMBERI KEKUATAN YANG LUAR BIASA KETIKA CINTA ITU DATANG PADA WAKTUNYA BILA DATANG SEBELUM WAKTUNYA AKAN MENJADI KEBALIKANNYA....dan ku sadari cinta melemahkan ku, menyakiti ku, membuat ku tak berdaya......
dan sekarang ku coba untuk ISTIQOMAH....untuk terus berada disisi Mu...dalam jalan Mu...dalam Ridho Mu ya Allah SWT...<3bantu lah aku untuk keluar dari lautan ini....jauhkan......lupakan....hilangkan..namanya darinya...
dan bila waktunya sudah tiba....hadirkan...pertemukan.....aku dengan dia yang akan menjadi imam ku di dunia dan di akhirat....


Ajar kan aku hidup....

Ketika ku terjaga dari tidur ku...
bukan do'a yang ku sebut...
bukan pula wudhu yang ku raih...
tapi nama nya dan guratan wajah nya...

ketika ku memulai aktifitas ku...
bukan ismullah yang terlintas...
bukan pula niat yang terucap...
tapi nama nya dan tutur kata nya...

ketika ku lelapkan raga ku...
ketika ku sujudkan dipangkuan Mu...
ketika ku semaikan dalam tangisku...
tetap nama nya, yang selalu ingin ku sebut...

Ya Allah..
hapuskan, hindarkan, jauhkan memoriku tentang nya..
palingkan pandanganku darinya...
dan ajarkan aku hidup yang semestinya..

ajarkan aku hidup tanpa nya..
ajarkan aku.........











Bukan Evaluasi Kerja, Ini Eksekusi Publik: Drama Politik Kantor Berkedok Meeting Koordinasi

Ruang meeting lantai itu mendadak sesak. Di deretan kursi depan, duduk Kepala Divisi bersama dua orang kepercayaannya. Di sisi lain, ada...