heumm .... you know how much I missed you today. And you know what you miss is the thing I most want to avoid every day. I do not want to remember you. Because every time I miss you, I knew that I could never have you. I know I'm not the best for you. So many differences that lie between us. Position, Seat, Degree maybe that is especially striking among us. And I will realize that I am nothing to you. Misses you will only hurt it. Killing this spirit. I'll never eager to live without you. And fate accompanied with a million differences that would not make me as my priest. But, you also misses the most I can not avoid. And here lies my helplessness. And I admit this is all my fault, I was too stupid for falling in love with you.
.Bahagia, Tertawa, dan Sadar Bahwa kebebasan diri dibatasi oleh kebebasan orang lain.
Tuesday, 27 November 2012
Wednesday, 21 November 2012
Entah lah..
Sudah lama sekali rasanya jari jemari ini tidak menyentuh tiap tuts diatas keyboard untuk menorehkan seuntai kata disini. Bisa dibilang mungkin kini aku merasa rindu. Heumm.....tarik nafas sekuat-kuatnya aku ingin menceritakan sebuah kejadian yang sangat aneh. Padahal aku selalu berjanji pada diri sendiri untuk tidak melakukan hal itu. Untuk tidak menyentuhnya sedikitpun, bahkan meliriknyapun JANGAN !! tapi tau kah kalian saat ini aku tengah terjebak didalamnya. Meski sudah kucari tak pula kutemukan walau hanya retakan kecil yang bisa membawa ku keluar. Ia terus menarik ku, memaksa ku masuk kian dalam. Mau taukah kalian teman benda apa yang tengah memenjarakan diriku, hatiku, jiwaku? Tak satupun yang tau? yah...sebutlah benda mematikan itu bernama cinta dan kita harus sangat waspada terhadapnya.
Sayangnya aku bukanlah nabi yang sempurna. Aku bukanlah mailaikat yang tiada mempunyai hawa nafsu. Aku hanya seorang Fifi Rizky Awaliyah, manusia biasa, rapuh, sering khilaf, dan tak pernah bisa luput dari nafsu. Bahkan ayahku sering kali berkata jihad sesungguh untuk manusia pada zaman sekarang adalah jihad berperang melawan hawa nafsunya sendiri, bukan mengangkat senjata dan berkata kafir pada sesamanya. Aku rasa itu betul sekali, karena kenyataannya jihad melawan hawa nafsu itu sangat sulit.
Kembali ke topik, sebenernya yah ceman-ceman aku itu udah terperangkap dalam penjara ini sejak 4 tahun yang lalu. Lama banget yah? sampe capek rasanya berlari kesetiap sudut menerka setiap penjuru, melangkah jauh diatas hamparan kesedihan demi mencari jalan keluar dari semua ini. Aku memang tak pernah mengakui semua yang ku rasakan ini cinta. Please deh, ini memang bukan cinta. Ini semua hanya sebuah fantasi sesaat yang mungkin didominasi oleh rasa kagum yang berlebihan. Jadi aku tak pernah menghiraukan setitik perasaan ini dihatiku. Tanpa ku sadari semakin semakin hari semakin dekat semakin pula rasa ini kian membesar. Tapi aku tetap tak mau mengakui semua yang kurasakan ini adalah perasaan yang dikatakan sebagai cinta.
Hingga suatu hari aku mengetahui sebuah kabar yang sangat menggembirakan. Kabar bahwa dia kembali menyatakan cintanya pada seorang wanita yang sudah lama ia cintai. Dan kebetulan aku mengenal baik wanita itu, sangat baik. Seharusnya aku bahagia, seharusnya aku bergembira dan merayakan keberhasilan dia mengeluarkan tiga kata itu. Tapi... Semua itu bagai ujung pedang yang menghunus tajam jantungku seketika. Sesak, Sakit, Perih, entahlah...semua yang kurasakan sangat jauh dari kata bahagia saat itu. Hingga aku tak bisa menahan air mataku yang mulai berjatuhan. Aku tak kuasa melakukan apapun. Menentang hubungan itupun tak mungkin. Menghilang dari dunia ini pun tak mungkin. Lalu..apa yang bisa ku lakukan? Nothing !!! aku hanya terdiam terbalut dalam ribuan luka batin yang kian meggerogoti hati ku setiap waktu.
Aku selalu berusaha mencari aksen bicara bahagia ketika ia menceritakan kisah indah itu, merubah menjadi mimik kebahagiaan kala bertemu dengannya. Aku tak ingin ada pihak lain yang terluka selain aku. Aku tak ingin, terlebih lagi dia adalah sahabat baik ku. Itu tidak mungkin !! Rasanya aku memang harus membiasakan diri dengan kejadian seperti ini. Peristiwa dimana dia telah bertemu dengan kekasih hatinya. Harusnya aku sudah terbiasa, karena ini bukanlah hal yang pertama kali ku alami. Dia selalu menemukan pujaan hatinya, dan tentu saja mereka bukanlah aku. Dari sisi gelap hatiku, aku cukup tahu diri untuk memaklumi semua itu. Mereka cantik, tak ada kekurangan dalam diri mereka. Jauh sekali bila dibandingkan dengan diriku yang bisa dibilang nothing alias gak punya kelebihan sama sekali. Jadi aku harus tau diri dengan keadaan ku, dengan semua kekurangan ku. Dan dia patut mendapatkan pendamping yang jauh lebih sempurna dari seorang Fifi Rizky Awaliyah. Aku tahu semua itu akan menyakitiku, menggerogoti jantungku, tapi inilah resiko dari kelalaian ku yang tak pandai waspada pada virus-virus cinta yang berkeliaran. Setelah berminggu-minggu berlalu sejak hari itu aku mulai merasakan sesuatu yang aneh. Meski aku tetap tak ingin mengakui ini adalah cinta. Tapi tak bisa berdusta bahwa hati kecil ini begitu mencintainya.
Oh..ya, Sebelumnya tidak ada yang salah dengan cinta, tidak ada yang salah dengan jatuh cinta. Terkadang Objek cinta itulah yang membuat cinta terlihat salah. Dan aku tak ingin menjadi salah satu dari ojeb cinta yang tak bisa mengendalikan cintanya. Cinta memang identik dengan aktifitas pacaran. Dan mungkin karena itu pula Allah menjadikan cinta ku ini bertepuk sebelah tangan. Karena Allah ingin mejaga diriku dari aktifitas pacaran yang lebih banyak mudharatnya. Dan mungkin bila dia pun mencintaiku aku tak akan bisa mengelak dari aktifitas pacaran itu. Bila melihat sedalam apa aku mencintai, setulus apa aku menyayangi dan sejauh mana aku ingin memilikinya. Tidak ada pacaran dalam islam. Kalimat itu cukup ampuh untuk meredam rasa sedih akibat luka dihatiku.
Karena itu hingga saat ini, aku belum menemukan jalan untuk keluar dari luka ini. Dan memang tak ada yang bisa kulakukan untuk keluar dari belenggu ini. Hingga kuputuskan menyerahkannya kepada sang pencipta Allah SWT. Meski dengan derai air mata, aku tak pernah jemu, tak akan merasa bosan, tak akan pernah lelah untuk bermunajat pada Nya. Tentang sebuah perasaan yang telah Ia titipkan dihati kecilku. Tak pernah ada sungkan untuk meminta dia sebagai jodoh ku, imam ku, pembimbing ku, pemimpinku. Tapi tak akan pasrah bila ternyata dia bukanlah jodohku. Aku percaya Allah akan mengutus yang lebih pantas untuk ku. Dengan semua keadaan ku dan kekurangan ku. Dan Dia pun akan membuat aku mempunyai rasa cinta yang jauh lebih besar pada jodoh ku nanti.
Tapi aku tak akan pernah berhenti untuk mencintainya,
Biarkan hati kecilku dan Sang Pencinta hati ini yang tahu bagaimana cara ku mencintainya...
Biarkan hati kecilku dan Sang Pencinta hati ini yang tahu bagaimana cara ku mencintainya...
karena sesungguhnya..
Aku Mencintainya Karena Allah [ ]
Monday, 24 September 2012
ya Allah salahkah diri ini?
ya Allah aku tak pernah memohon untuk mencintainya..
aku pun tak pernah meminta hati ini untuk terpaku padanya..
aku pula tak ingin hati ini sakit karenanya..
aku tak ingin raga ini rapuh dibuatnya..
aku tak mau fikir ini buntu olehnya..
ya Allah aku tak ingin kecintaan ku padanya melebihi kecintaan ku pada Mu dan Rasul Mu..
aku tak ingin kerinduanku padanya melebihi kerinduanku pada Mu dan Rasul Mu..
aku tak ingin memujanya melebihi aku memuja Mu dan Rasul Mu..
ya Allah ..
hapuslah semua rasa ini..
hilangkanlah semua getar ini..
musnahkan semua detak ini...
jangan biarkan cinta ini merusak segalanya..
merusak ukhuwah yang sudah kutuai selama delapan tahun..
merusak tali itu...
bila memang tak bisa hilang, haruskan ku hilangkan nyawaku untuk menghilangkan semua getar ini ya Allah?
Engkau yang Maha tau atas segalanya di alam semesta ini.
aku pun tak pernah meminta hati ini untuk terpaku padanya..aku pula tak ingin hati ini sakit karenanya..
aku tak ingin raga ini rapuh dibuatnya..
aku tak mau fikir ini buntu olehnya..
ya Allah aku tak ingin kecintaan ku padanya melebihi kecintaan ku pada Mu dan Rasul Mu..
aku tak ingin kerinduanku padanya melebihi kerinduanku pada Mu dan Rasul Mu..
aku tak ingin memujanya melebihi aku memuja Mu dan Rasul Mu..
ya Allah ..
hapuslah semua rasa ini..
hilangkanlah semua getar ini..
musnahkan semua detak ini...
jangan biarkan cinta ini merusak segalanya..
merusak ukhuwah yang sudah kutuai selama delapan tahun..
merusak tali itu...
bila memang tak bisa hilang, haruskan ku hilangkan nyawaku untuk menghilangkan semua getar ini ya Allah?
Engkau yang Maha tau atas segalanya di alam semesta ini.
Friday, 13 July 2012
JOMBLO itu pilihan..
Allah maha mendengar..
Allah maha melihat..
Allah maha bijaksana..
Dan Allah maha segala-galanya..
Yang telah menciptakan bumi dan seisinya...
Menciptakan berbagai makhluk hidup..
Menciptakan akal untuk berfikir.,,
Dan menciptakan Hati untuk merasa..
Bukan salah ku bila Allah menitipkan rasa cinta yang kian begitu besar dihatiku..
Bukan salah ku pula bila rasa itu semakin hari semakin bertambah...
Bukan salah ku pula bila aku tak mampu untuk menampungnya..
Tapi salah ku bila cinta ini menjadikan ku seorang hamba yang lalai..
Salahku bila akhirnya diri ini diperbudak diriku..
Salahku bila cinta menggelincirkan ku pada kemaksiatan...
Aku teringat dengan perbincangan ku dengan salah satu teman sejawat beberapa hari lalu, perbincangan itu sangat menarik tetapi basi menurutku. Berawal ketika aku tengah bercengkrama dengan salah satu temanku, panggillah dia Nita (nama disamarkan). Aku mendengarkan dia yang tengah menceritakan tentang kisah cintanya yang tertabur bunga mawar dan beraoma kasturi. Begitu indah. Akupun bahagia mengetahui ia merasakan kebahagiaan yang menurutnya sangat membahagiakan itu. Hingga akhirnya aku tercekat saat ia menanyakan "Mana pacar kamu? kayanya dari dulu kemana-mana sendiri terus nih." mendapat pertanyaan seperti itu aku hanya mesem-mesem dibuatnya. Menyadari responku yang tidak mengiyakan atau sebaliknya ia kembali bertanya "Tapi gebetan punya kan?" aku kembali tersenyum kali ini ku pamerkan sebaris gigiku. Ia terperangah "Kamu itu cantik, masa gak laku? jadi cewek itu jangan pilih-pilih entar jadi perawan tua loh" masya Allah...aku semakin tergelitik.
Selama perjalanan hidup ku tak hanya satu atau dua orang yang menanyakan seperti itu. Apalagi teman kampus, mereka akan sangat terkejut ketika tahu aku mempunyai gelar JOMBLO. Ada yang salah gitu sama si jomblo?, dan yang lebih parah lagi. Sempat ada yang mengatakan aku tidak normal. Alias suka sesama jenis. Astagfirullah....#ngelus dada. Sebenarnya aku pun pernah menghayalkan mempunyai seorang kekasih, saling merajut kasih, bercengkrama, bahagia dan bla bla bla. Dan tak jarang akupun dibuat galau olehnya hihihhhiiiiiiiiee. Tapi Alhamdulillah Allah memberikan ku seorang sahabat yang luarbiasa panggil dia Pipit Jayanti. Setiap kali badai itu datang menerjang, ia selalu menghalau badai itu. Yahh...keep istiqomah. Keep ukhuwah...Love you cause Allah honey pit :'-D
Kamu tau? Jomblo itu bukan nasib, tapi Jomblo itu pilihan...
Disaat sebagian teman-teman yang lain sangat histeris ketika mendapatkan gelar Jomblo tapi aku memilih gelar itu dengan keteguhan hati ku. Dan perlu kamu tahu untuk mempertahankan gelar itu jauh lebih berat ketimbang berjuang untuk lekas-lekas melepaskannya. kesulitannya bisa dibilang seribu kali lipat. Kamu tahu mengapa?. Selama dua puluh tahun hidup di dunia, aku sendiri tidak munafik acap kali Allah menitipkan rasa cinta dihatiku. Cinta yang begitu besar dan menggebu. Cinta yang diperuntukan untuk seorang ikhwan. Dan tak mangkir aku sangat ingin memilikinya. Selalu dekat dengannya, mendengarkan sejuta kisah perjalanan hidupnya. Jiiakkhhh.....bangun vie...lanjut!!!_Dan menekan hasrat yang begitu besar itu membutuhkan seluruh jiwa yang tulus, batin yang ikhlas dan semuanya.
Ditambah lagi, banyak cowok tengil yang mengobral cintanya sana sini. Terkena rayuannya sedikit bisa buyarr semuanya. Bukan rahasia umum bila cowok senang menggoda dan cewek sangat mudah tergoda. Dan perjuangan untuk tidak tergoda itu sungguh bukan main.
Dan yang paling berat saat dihadapkan dengan dia yang ingin sekali hati ini menjadi pelabuhan cinta untuknya. Tak mudah menahan hati yang bergejolak. Tak mudah menutupi luapan rasa. dan semua itu butuh perjuangan.
Belum lagi akupun pernah terlibat hubungan yang mengatas namakan cinta. Lebih tepatnya kisah cinta semu diluar jalan yang halal. Memang sangat membahagiakan awalnya, dunia bagaikan milik berdua dan semuanya cuma ngontrak ajjah.ahaaahaaaaaa#kiranya punya nenek moyangnya x. Tapi saat cinta itu tidak lagi sejalan. Saat cinta itu menemukan cintanya yang lebih indah. Saat cinta itu harus diakhiri. Seakan duniapun akan berakhir. Setiap saat menantikan kedatangan sang malaikan izrail. hadeuuhh...ampun dehhh gak mau lagi kaya gitu...
Lalu Apakah masih mau memilih kisah cinta yang semu dan bersifat sementara, gak halal pula??????
Gak perlu malu dengan gelar mu itu mblo....(^-^) 9 semangat..
Allah maha melihat..
Allah maha bijaksana..
Dan Allah maha segala-galanya..
Yang telah menciptakan bumi dan seisinya...
Menciptakan berbagai makhluk hidup..
Menciptakan akal untuk berfikir.,,
Dan menciptakan Hati untuk merasa..
Bukan salah ku bila Allah menitipkan rasa cinta yang kian begitu besar dihatiku..
Bukan salah ku pula bila rasa itu semakin hari semakin bertambah...
Bukan salah ku pula bila aku tak mampu untuk menampungnya..
Tapi salah ku bila cinta ini menjadikan ku seorang hamba yang lalai..
Salahku bila akhirnya diri ini diperbudak diriku..
Salahku bila cinta menggelincirkan ku pada kemaksiatan...
Aku teringat dengan perbincangan ku dengan salah satu teman sejawat beberapa hari lalu, perbincangan itu sangat menarik tetapi basi menurutku. Berawal ketika aku tengah bercengkrama dengan salah satu temanku, panggillah dia Nita (nama disamarkan). Aku mendengarkan dia yang tengah menceritakan tentang kisah cintanya yang tertabur bunga mawar dan beraoma kasturi. Begitu indah. Akupun bahagia mengetahui ia merasakan kebahagiaan yang menurutnya sangat membahagiakan itu. Hingga akhirnya aku tercekat saat ia menanyakan "Mana pacar kamu? kayanya dari dulu kemana-mana sendiri terus nih." mendapat pertanyaan seperti itu aku hanya mesem-mesem dibuatnya. Menyadari responku yang tidak mengiyakan atau sebaliknya ia kembali bertanya "Tapi gebetan punya kan?" aku kembali tersenyum kali ini ku pamerkan sebaris gigiku. Ia terperangah "Kamu itu cantik, masa gak laku? jadi cewek itu jangan pilih-pilih entar jadi perawan tua loh" masya Allah...aku semakin tergelitik.
Selama perjalanan hidup ku tak hanya satu atau dua orang yang menanyakan seperti itu. Apalagi teman kampus, mereka akan sangat terkejut ketika tahu aku mempunyai gelar JOMBLO. Ada yang salah gitu sama si jomblo?, dan yang lebih parah lagi. Sempat ada yang mengatakan aku tidak normal. Alias suka sesama jenis. Astagfirullah....#ngelus dada. Sebenarnya aku pun pernah menghayalkan mempunyai seorang kekasih, saling merajut kasih, bercengkrama, bahagia dan bla bla bla. Dan tak jarang akupun dibuat galau olehnya hihihhhiiiiiiiiee. Tapi Alhamdulillah Allah memberikan ku seorang sahabat yang luarbiasa panggil dia Pipit Jayanti. Setiap kali badai itu datang menerjang, ia selalu menghalau badai itu. Yahh...keep istiqomah. Keep ukhuwah...Love you cause Allah honey pit :'-D
Kamu tau? Jomblo itu bukan nasib, tapi Jomblo itu pilihan...
Disaat sebagian teman-teman yang lain sangat histeris ketika mendapatkan gelar Jomblo tapi aku memilih gelar itu dengan keteguhan hati ku. Dan perlu kamu tahu untuk mempertahankan gelar itu jauh lebih berat ketimbang berjuang untuk lekas-lekas melepaskannya. kesulitannya bisa dibilang seribu kali lipat. Kamu tahu mengapa?. Selama dua puluh tahun hidup di dunia, aku sendiri tidak munafik acap kali Allah menitipkan rasa cinta dihatiku. Cinta yang begitu besar dan menggebu. Cinta yang diperuntukan untuk seorang ikhwan. Dan tak mangkir aku sangat ingin memilikinya. Selalu dekat dengannya, mendengarkan sejuta kisah perjalanan hidupnya. Jiiakkhhh.....bangun vie...lanjut!!!_Dan menekan hasrat yang begitu besar itu membutuhkan seluruh jiwa yang tulus, batin yang ikhlas dan semuanya.
Ditambah lagi, banyak cowok tengil yang mengobral cintanya sana sini. Terkena rayuannya sedikit bisa buyarr semuanya. Bukan rahasia umum bila cowok senang menggoda dan cewek sangat mudah tergoda. Dan perjuangan untuk tidak tergoda itu sungguh bukan main.
Dan yang paling berat saat dihadapkan dengan dia yang ingin sekali hati ini menjadi pelabuhan cinta untuknya. Tak mudah menahan hati yang bergejolak. Tak mudah menutupi luapan rasa. dan semua itu butuh perjuangan.
Belum lagi akupun pernah terlibat hubungan yang mengatas namakan cinta. Lebih tepatnya kisah cinta semu diluar jalan yang halal. Memang sangat membahagiakan awalnya, dunia bagaikan milik berdua dan semuanya cuma ngontrak ajjah.ahaaahaaaaaa#kiranya punya nenek moyangnya x. Tapi saat cinta itu tidak lagi sejalan. Saat cinta itu menemukan cintanya yang lebih indah. Saat cinta itu harus diakhiri. Seakan duniapun akan berakhir. Setiap saat menantikan kedatangan sang malaikan izrail. hadeuuhh...ampun dehhh gak mau lagi kaya gitu...
Lalu Apakah masih mau memilih kisah cinta yang semu dan bersifat sementara, gak halal pula??????
Gak perlu malu dengan gelar mu itu mblo....(^-^) 9 semangat..
Wednesday, 4 July 2012
kuatkan hamba Mu yang rapuh ini ya Allah...
Aku adalah seorang hamba Allah yang selalu optimis..
optimis bisa melakukan apapun,
optimis tak akan menyusahkan siapa pun,
optimis mampu bertahan,
optimis karena Engkau selalu menguatkan sendi-sendi keyakinanku,
optimis karena Orangtuaku selalu menyuburkan benih-benih semangatku,
optimis karena ketentuanMu yang Kau bilang dapat diubah dengan usaha dan kerja kerasku,
optimis karena iradah mu yang menjaga simpul-simpul keistiqomahan ku,
satu keinginan terbesarku adalah MERUBAH GARIS KETURUNAN keluargaku..
ironi memang, terlihat tak mungkin juga iyahh,,..
tapi setiap sel di seluruh tubuhku selalu mencoba untuk meyakinkan bahwa aku MAMPU...
mampu dengan segala kekuranganku,
mampu dengan segala keterbatasanku,
mampu dengan segala ketidakmungkinan yang menjadi hambatan ku,
tak jarang badai galau datang menghantam pondasi keyakinanku,..
tak jarang topan kesedihan melemahkan sudut istiqomahku..
kekecewaan karena aku yang berlebih menaruh harapan..
keputusasaan..
ketidaknyamanan...
semua itu bisa ku hadapi sendiri,
semua itu bisa kulalui dengan senyuman,
tapi...
kala hatiku merindu..
kala hatiku merasa sepi..
kala hatiku meronta..
dan saat itulah simpul-simpul istiqomahku mengendur..
saat itulah benih-benih semangatku mengering..
saat itulah pondasiku seakan siap untuk terjatuh...
kutekankan hati ini,
kuyakinkan fikir ini.
semua ini hanya ujianmu.
ujian yang kian begitu berat,
ujian yang kian begitu sulit.
ujian saat hati kedatangan tamu tak diundang bernama cinta...cinta pertamaku..
Hanya satu pinta ku, bila dengan hati ini aku akan terjatuh...
bila dengan pandangan ini aku akan terhanyut..
bila dengan pendengaran ini aku akan tenggelam..
ambilah...
jauhkan aku..
hindarkan..
agar aku bisa tetep istiqomah dijalan mu..
agar aku bisa tetap bejuang demi ridho mu..
ya Allah..hilangkan rasa cinta ini..
hilangkan rasa cinta ku yang menggoyahkan pondasi keyakinanku,
hilangkan rasa cinta ku yang menghancurkan eratnya persahabatan ku..
aku beserahdiri pada Mu ya Allah...
Tuesday, 26 June 2012
Jika benar aku mencintaimu kerana Allah,,
*•Yaa Rabbi•*´¯)Ajarilah kami bagaimana memberi sebelum meminta,berfikir sebelum bertindak,santun dalam berbicara,tenang ketika gundah,diam ketika emosimelanda,bersabar dalam setiap ujian.Jadikanlah kami orang yg selembut Abu Bakar Ash-Shiddiq,sebijaksana Umar bin Khattab,sedermawan Utsman bin Affan,sepintar Ali bin Abi Thalib,sesederhana Bilal,setegar Khalid bin Walid radliallahu'anhumáĤAmiin ya Rabbal'alamin
Wahai diri..
Jika memang kau mencintainya kerana Allah,
Cintailah dia dengan cara yang benar..
Cintailah dia pada saat yang tepat..
Ya Robb..
Aku tak akan memaksakan diri hanya untuk sebuah perasaan,
Jika dia memang jiwa yang telah Kau pilihkan untukku, berikanlah kami jalan dan petunjuk..
Jika dia memang takdir bagiku, pantaskanlah dia untuku dan pantaskanlah diriku untuknya.
Ya Robb..
Aku memilihnya kerana sebuah keyakinan..
Aku terima seluruh kelebihan dan kekurangannya..
Aku terima seluruh luka dan bahagia yang menyertai hidupnya..
Aku terima dirinya dengan seluruh apa yang telah Engkau berikan untuknya..
Ya Robb..
Jika ada dua pilihan dan diantaranya adalah dia, tentu aku akan memilihnya.
Jika ada sepuluh pilhan dan diantaranya adalah dia, tentu aku akan memilihnya.
Jika ada seratus pilihan dan diantaranya adalah dia, tentu aku akan memilihnya.
Dan jika hanya ada satu pilihan, dan tidak ada dia dalam pilihan itu…
Maka aku pun akan menerimanya sebagai pemberian terbaik dari_Mu…
Aku tidak akan memaksakan diriku untuk memilihnya..
Kerana Engkaulah yang Maha Mengetahui..
Kerana Engkaulah yang Menciptakanku..
Kerana Engkaulah yang Memelihara diriku..
Ya Robb…
Jika dengan menutup cinta ini yang menjadikan_Mu Ridho kepadaku..
Jika dengan mengorbankan perasaan ini Engkau menyelamatkanku..
Di saat manusia tergelincir dari jalan_Mu..
Maka aku serahkan cinta ini untuk_Mu..
Sebagai wujud bakti ku pada_Mu..
Sebagai wujud syukurku pad_ Mu..
Ya Muqollibal Qulub, Tsabbit Qolbi ‘ala Diinika..
Aku yakin bahwa tidak ada Ketetapan_Mu yang salah..
Aku yakin bahwa semua Kehendak_Mu sangat terukur..
Buatlah aku mencintai pilihan yang Kau berikan..
Buatlah aku setia pada pilihan yang Kau berikan..
Buatlah aku menyayangi pada pilihan yang Kau amanahkan..
Ya Robb..
Dengan segala Kekuasaan_Mu..
Dengan segala Kekuatan_ Mu..
Dengan segala Keagungan_Mu..
Hamba mohon pada_Mu,
Kuatkanlah hati ini saat ketetapan_Mu membuat hati ini terasa sempit..
Tenangkanlah hati ini saat ketetapan_ Mu membuat hati ini terasa berat..
Sesungguhnya hanya dengan Pertolongan_Mu, diri ini bisa menjalani semua ketentuan_Mu.
Ya Robb buatlah diriku mencintai_ Mu lebih dari segala makhluk yang telah Engkau Ciptakan..buatlah diriku mencintai Rosulullah, kerana Engkau pun mencintainya(Rosulullah)
Inilah isi hatiku, inilah harapanku, inilah keyakinanku…
Aku tidak hanya mencintaimu..
Tapi aku ingin mencintaimu kerana Allah..
Aku ingin mencintaimu dengan cara yang benar..
Aku ingin Allah Ridho dengan cinta ini..
Tak usah khwatir jika engkau adalah Qudrah dan Irodah_Nya..
Kerana semuanya pasti akan terwujud, hanya waktu yang akan menjadi saksi kekuasaan_Nya..
Tak usah memaksakan jika kau memang bukan untuk diriku..
Kerana pasti aku bukan yang TERBAIK untukmu..
Sehebat apapun cinta ini…
Tidak akan pernah bisa menyelamatkan kita,
Saat matahari hanya satu hasta di atas ubun2 kita..
Kerana yang terbaik adalah…
Kita menjaga perasaan dan keyakinan ini dengan sebersih-bersih ketauhidan..Kita diwafatkan bersama hamba_hamba yang berbakti..Hamba-hamba yang mengorbankan sesuatu yang paling dicintainya untuk Tuhannya..
Semoga Allah mempertemukan kita kembali disatu tempat,
Dimana para abid melihat Robb_nya dengan penuh keridhoan dan kebahagiaan..
Kulakukan semua ini kerana "aku mencintaimu kerana Allah ."
Aamiin..
Tuesday, 8 May 2012
yang Membuat kita besar...
Dengan perasaan bangga, saya dijadikan "tokoh orang tua" untuk sehari dikelas taman kanak-kanak Imad, anak dari direktur dan komisaris Pt. Wisu Varia Analitika tempat ku bekerja. Ia mengajak ku berkeliling kelas, bermain dengan papan jungkat-jungkit dan berputar-beputar melintasi kerumunan anak lainnya. Imad adalah anak laki-laki berusia 4,5 tahun yang sangat aktif. Nama nya Imaddudin Widagdo. Imut dan sangat menggemaskan. Aku ikut dalam aktivitasnya, memotong, menggunting lalu merekatkan. Rasanya seperti kembali kemasa kecil ahhahaaa :'D
"Ayo sekarang duduk membentuk lingkaran!" seru ibu guru "kita akan bercerita"
Imad pun segera berkumpul bersama teman-teman nya membentuk lingkaran besar. Aku memperhatikannya dari luar jendela. Bibirnya yang kecil dan mungil membuat ku tersenyum. Anak itu memang luar biasa.
Setelah selesai bercerita tentang "Besar", ibu guru bertanya kepada anak-anak yang asik mendengarkan selama ia bercerita. "Apa yang membuat kalian merasa besar?"
"Serangga membuatku merasa besar," teriak salah seorang anak.
"Semut..." Seru yang lainnya.
"Nyamukk...." kata seorang anak lagi.
Ibu guru nampak kualahan menanggapi anak-anak yang berebutan menjawab. Untuk mengatasinya. ia memanggil anak-anak yang mengacungkan tangan. Hanya si kecil Imad yang terlihat murung. Seketika aku menjadi khawatir dengan pemandangan itu. Setelah selesai memberi kesempatan pada yang lainnya. Ibu gurupun bertanya pada Imad yang hanya terdiam dengan bibir kecil yang dibuatnya semakin kecil.
"Apa yang membuatmu merasa besar sayang?"
Imad menolehkan pandangannya, ia terdiam sejenak. Ibu guru masih menunggu jawaban darinya.
"Mamihku," Jawab Imad spontan.
"Bagaimana Mamihmu membuatmu merasa besar?" tanya bu guru heran.
"Gampang ajah." ia berdiri dari tempat duduknya.
"Bila mamih memeluku dan bilang aku sayang padamu Imad !"
Subhanallah..mataku seketika berkaca-kaca..
Dear All,
Tindakan hanyalah sekedar tindakan.
Tapi NILAI yang kita berikan dalam tindakan itulah yang membuatnya berbeda.
Ukhuwah luar biasa!!!
Subscribe to:
Posts (Atom)
Rangkuman Debat Pertama Capres 2024
Anies Baswedan Visi dan Misi 1. Menempatakan hukum sebagai rujukan utama untuk memastikan hadirnya rasa keadilan memberikan keber...
.jpg)
