Thursday, 26 April 2012

Ya ALLAH....inilah proposal hidupku...


Ya Allah, inilah..
Proposal Hidupku.
             Saya Fifi Rizky Awaliyah adalah Masterpiece,
Saya sangat spesial karena saya berbeda dengan siapapun dimuka bumi ini. Saya terlahir 6 April     1992. Walau bapak saya hanya lulus MA (Madrasah Aliyah) ibu saya hanya sampai kelas tiga SD tapi mereka adalah guru kehidupan terbaik saya. Saya terlahir sebagai anak pertama yang mempunyai satu orang adik laki-laki bernama Alwi Abdul Aziz.
Sejak kecil saya sudah terbiasa mandiri. Ketika kelas satu SD saya hanya diantar satu kali saat pertemuan pertama. Saya tidak pernah tinggal kelas. Saya harus berjalan kaki selama tiga puluh menit untuk tiba disekolah. Bahkan setelah lulus SD pun saya selalu mengurus semua yang dibutuhkan untuk masuk sekolah yang lebih tinggi sendiri, mulai dari pendaftaran, ujian tes, keperluan mos, begitu seterusnya hingga ke tinggat universitas. Walaupun makanan sehari-hari hanya berupa nasi putih dan lauk seadanya tapi saya selalu masuk dalam sepuluh besar bahkan tiga besar sejak kelas V SD sampai lulus Madrasah Aliyah (MA).
Saya sangat aktif saat duduk dibangku Madrasah Stanawiyah (MTS). Saya mengikuti banyak kegiatan Mulai dari Osis, Pramuka, Paskibra dan Kelas Pidato bersama Bapak Nurali pada saat itu. saya menjadi juara diberbagai lomba. Saya menjadi juara pertama pidato bahasa Indonesia tingkat sekolah, menjadi runner up cerdas cermat matematika tingkat kabupaten, dan baris-berbaris dalam pramuka.
  Lulus dari Madrasah Stanawiyah (MTS) dibantu oleh sahabat saya Pipit Jayanti untuk melanjutkan studi dalam sebuah lembaga pendidikan berbasis pesantren di kota Bogor. Tidak banyak prestasi yang saya ukir. Justru menjadi contoh buruk untuk adik-adik kelas. Mulai dari kabur, bolos dari sekolah, tidur saat belajar dalam kelas sampai jajan diluar pondok pesantren yang sangat dilarang pada saat itu. pada saat wisudapun saya mendapatkan yudisium hasan. Tidak buruk tapi sangat jauh dari kata baik. Dan saat itu juga saya bertekad untuk tidak mengulangi kesalahan yang sama pada masa yang berbeda.
  Saya harus mencari biaya sendiri ketika saya kuliah di Universitas Islam Asy-Syafi’iyah. Agar saya bisa bertahan hidup dan melanjutkan kuliyah banyak hal yang saya lakukan untuk mendapatkan uang secara halal. Mulai dari menjadi seorang kasir, kerja buruh dibeberapa pabrik, hingga menjadi seorang Accounting Asistent di sebuah Agen Perusahaan Hi-tecnology dari Amerika, Jepang dan Australia, PT. Wisu Varia Analitika. Saya menjadi asisten dosen untuk mata kuliyah bahasa Arab. Walaupun sempat terguncang pada awalnya , namun setelahnya hampir semua mata kuliyah saya mendapat A.
  Setelah beberapa tahun menggarap novel fiksi dengan latar belakang romantic-sosial yang berbau politik bersama sahabat saya Andi Muhammad Yasin. Akhirnya tahun 2012 novel pertama saya diterbitkan dengan penjualan melejit diatas perkiraan. Hingga ditahun berikutnya saya dan sahabat saya itu menerbitkan karya yang lainnya dan begitu seterusnya. Tahun 2015 saya dan sahabat saya pergi ke USA, German, Jepang, India dan Arab untuk menghadiri jumpa pers dalam louncing novel pertama kami yang mampu mengguncang dunia.
Saya adalah seorang akuntan dan pengusaha terbaik diJawa barat. Setiap usaha saya mulai dari daur ulang, restoran dan bengkel setiap tahun bertambah satu outlet. Saya memperkerjakan lebih dari seribu orang yang terdiri dari orang-orang cacat, kaum marginal dan anak jalanan yang sudah dibekali skil sebelumnya. Semua itu saya tekankan untuk mengentaskan kemiskinan diIndonesia sampai ke bibit-bibitnya.
Saya adalah sumber inspirasi dan kekuatan bagi suami saya sehingga dia mampu mewujudkan prestasi terbaiknya dalam 15tahun. Saya adalah seorang ibu yang baik bagi tiga orang putra dan putri saya. Saya akan selalu ada untuk mereka ketika mereka membutuhkan saya. Tidak akan saya biarkan sedikitpun ketidaknyamanan dalam hati mereka. Tidak akan saya biarkan mereka menangis. Saya akan selalu membuat putra dan putri saya tersenyum tanpa melupakan batas-batas kewajaran dan pelajaran ia perlukan untuk bekal kehidupannya kelak.
Prestasi Terbaik…
Prestsi terbaik saya adalah Akuntan yang mampu merealisasikan praktek akuntansi yang jujur kepada masyarakat dunia terutama Indonesia dan menjadi orang yang SuksesMulia sesuai dengan tingkatan masing-masing. Prestasi itu saya raih pada tahun 2020. SuksesMulia berarti Harta, tahta, kata dan Cinta yang sudah di dapat dibagikan atau didistribusikan kepada orang sekitarnya.
Untuk mewujudkan hal tersebut saya menciptakan gerakan SuksesMulia bersama teman-teman saya di Pondok Pesantren Daarul Uluum. Selain itu, gerakan ini mengajak siapa pun yang tertarik untuk berbagi.
Gerakan ini akan memperdayakan mereka yang membutuhkan pertolongan untuk mendapatkan pendidikan yang layak, kehidupan yang layak dan ruang lingkup yang layak hingga mereka dapat menolong orang lain. Yang akan terkonsentrasi dalam membenahi tingkat perekonomian Indonesia dan memberantas kemiskinan. Tidak terkecuali kaum marginal dan para anak jalanan untuk meratakan kesejahteraan hidup masyarakat. Begitu seterusnya hingga gerakan ini menjadi gerakan massal dan nasional.
Saya ingin dikenal sebagai Akuntan SuksesMulia bagi masyarakat dunia terutama Indonesia. Selalu menginspirasi untuk melestarikan budaya kejujuran dan SuksesMulia. Saya akan berupaya keras bahwa budaya jujur dan SuksesMulia melekat kuat dalam pikiran dan jiwa saya serta mengalir kental dalam darah saya.
Secara ringkas, prestasi terbaik saya adalah salah satu Akuntan Indonesia yang mampu menginspirasi masyarakat dunia terutama Indonesia untuk melestarikan buya jujur dan SuksesMulia.


Expertise yang saya kuasai,
Untuk mewujudkan prestasi terbaik yang ingin saya torehkan saya harus memiliki expertise yang mendukung. Oleh karena itu saya berkomitmen untuk expert dibidang akuntansi yang menginspirasi kelangan professional maupun masyarakat umum.
Berbagai aktifitas yang saya lakukan akan mengarah pada peningkatan keahlian dalam aspek tersebut. Saya akan banyak belajar tentang alternative, teori dan metode untuk menjadi Akuntan yang baik dan berbagai hal mengenai budaya jujur dalam setiap aspek kehidupan.
Selain itu saya akan meningkatkan kemampuan saya untuk memecahkan berbagai macam problem yang dihadapi kebanyakan akuntan Indonesia dalam melestarikan budaya jujur dalam setiap aspek kehidupan. Saya pun secara bersungguh-sungguh akan menghubungkan simpul-simpul yang mendorong perkembangan gerakan SuksesMulia.
Saya harus menjadi Expert di bidang akuntansi. Title saya : Akuntan SuksesMulia.
Guru Kehidupan
Saya akan mengangkat sedikitnya tiga guru dalam kehidupan saya setelah kedua orang  tua saya. Guru yang pertama adalah guru expert, yang akan membimbing saya dalam hal yang mengenai Akuntansi. Orang yang saya pilih adalah Bapak Arfandi Rifa’i.
Selain itu, saya juga mengangkat guru spiritual yang akan selalu membimbing dan mengingatkan saya. Dia adalah rujukan saya dalam urusan spiritual dan nilai-nilai kehidupan. Saya akan menjadikan Ibu Ike sebagai panutan dan rujukan saya.
Guru ketiga yang saya pilih adalah guru kehidupan. Dia adalah orang yang berhasil meraih 4-ta (Harta, tahta, Kata dan Cinta). Selain itu dia juga sangat peduli dengan nasib orang lain, saya memilih Ibu Endah Widiyanti sebagai guru kehidupan saya.
Kepada mereka saya berjanji untuk melaksanakan saran-saran yang diberikan kepada saya. Sayapun akan memperlakukan mereka secara terhormat, memprioritaskan mereka dan tidak terlalu banyak mengganggu waktu mereka.
Kelompok Mastermind,
Untuk mendukung gerakan SuksesMulia, saya akan ajak sahabat-sahabat terbaik saya untuk mendukung gerakan ini. Selain itu saya akan mendukung mereka dengan sepenuh jiwa dan raga. Keberadaan mereka ibarat satu tubuh dengan saya. Kami saling mendukung, menginspirasi, memotivasi mengingatkan dan membela satu dengan yang lainnya. Adapun mereka adalah Pipit Jayanti, Ayu Susilo dan Andi Muhammad Yasin.
Dalam dafar sahabat yang saya miliki nama-nama orang SuksesMulia dan orang-orang yang berjuang keras untuk mencapai kesuksesan harus lebih banyak dibandingkan dengan nama orang yang biasa-biasa saja dan cenderung negative dalam melihat kehidupan. Ini bukan berarti saya tidak bergaul dengan orang-orang yang tidak mau berjuang. Hanya saja lebih banyak nama-nama mereka yang berjuang keras atas nilai kehidupan dibandingkan dengan orang-orang yang cenderung negative melihat kehidupan.
Mereka akan saya anggap sepeti saudara saya yang akan selalu saya dukung untuk mencapai proposal hidupnya.
Komitmen saya,
Saya akan terus belajar mengembangkan diri saya dengan cara mengikuti berbagai pelatihan, seminar, berdiskusi dengan orang-orang yang berkompeten, membaca buku, menonton tontonan yang berkualitas dan mencari kesempatan belajar dengan siapapun yang saya anggap  mempunyai kemampuan. Selain itu saya akan mencari trobosan-trobosan baru dalam dunia akuntansi dan merealisasikan kepada para professional dan masyarakat luas yang berkeinginan kuat untuk SuksesMulia.
Belajar yang akan saya seriusi adalah belajar dari setiap aspek mengenai akuntasi dan inspirasi termasuk pengalaman dan  kehidupan orang lain. Saya akan datangi orang-orang yang mampu menaklukan kehidupan dan memberikan inspirasi kepada banyak orang. Saya akan belajar dengan mereka dan saya juga akan mengambil hikmah kehidupan mereka.
Ilmu yang saya miliki akan saya ajarkan kepada sebanyak-banyaknya orang. Baik saya dibayar ataupun tidak. Setiap ada kesempatan menyampaikan gagasan. Saya akan menyampaikan gagasan yang saya anggap itu gagasan berkualitas dan bermanfaat.
Saya akan berusaha berubah kearah yang lebih baik 1% setiap hari. Saya akan berusaha lebih dekat 1% dengan ALLAH SWT setiap hari. Saya akan lebih menyayangi keluarga 1% setiap hari. Saya akan lebih baik berkomunikasi dengan semua orang 1% setiap hari dan saya akan berusaha menjadi lebih baik dalam semua hal 1% setiap hari.
Aura Sukses,
Saya akan selalu menetapkan berbagai kondisi dan suasana agar apa yang saya harapkan dapat terwujud. Setiap selesai sholat dan waktu-waktu makbul berdo’a saya akan berdo’a dengan sepenuh hati tentang apa yang hendak saya raih. Dan pada saat yang tepat, saya akan menyampaikan proposal saya ini kepada orang-orang yang tepat



Penutup
Ya Allah inilah proposal hidupku, apabila dengan ini Engkau semakin cinta kepada ku bantulah aku. Jika dengan ini keberadaan ku memberi manfaat kepada banyak orang bantulah aku. Akan tetapi apabila karena proposal hidup ini Engkau menjauh dari ku dan keberadaan ku membebani orang-orang disekitarku berikan petunjuk kepadaku. Jangan tinggalkan aku ya Allah.
Ya Allah bantulah aku untuk mampu mewujudkan proposal hidup ini sebab tanpa bantuan Mu aku pasti tidak akan mampu merealisasikan proposal hidup ini. ya Allah kabulkan lah. (Amien)…
                Bekasi, 06 April 2012
Akuntan SuksesMulia,

Fifi Rizky Awaliyah 

Thursday, 9 February 2012

jeritan yang tak pernah dapat terdengar...

tahun 2012..
mungkin tahun ini, pada jam 11:25 PM di hari jum'at akan menjadi saat yang sangat bersejarah dalam hidup ku.

mau tau gak kenapa?
mau gak....?? =)
hah..enggak? :p
ih,,.yaudah aku kasih tau deh, GRETONG lagi..hahay
yang perlu kamu lakuin cuma duduk manis, dan baca tulisan ku ini perlahan-lahan, jangan terlalu tegang rilax ajjah, dan jangan kaget kalo kamu bakalan ngakak, tersenyum atau sampe nguarin aer mata..hahah...
lebay ajjah neh_baca yang benar yah ^,^ -----> selamat membaca ..

Empat tahun yang lalu, saat aku duduk dibangku MA setara dengan SMA, aku terpilih menjadi bagian bahasa dalam sebuah oraganisasi kesantrian atau istilah lain yang digunakan pesantren ku untuk OSIS (Organisasi Intra Sekolah). Oia..sebelumnya aku memilih sebuah pesantren modern di bogor sebagai sarana untuk ku menimba ilmu. Daarul Uluum boarding school bantar kemang.

Terpilih menjadi bagian bahasa itulah yang mulai menyeret ku untuk tahu, mengenal, menerima, dan merasakan hal yang belum pernah aku rasain sebelumnya seolah membuatku merasakan berada di surga dan neraka sekaligus. 

penasaran? mari kita lanjutkan ! 
nah..dalam bagian bahasa itu aku terpilih menjadi sekretaris II (pada awalnya). 
                         ketua I --> Andi Muhammad Yasin, 
                         ketua II --> Iin Aminah, 
                         Sekretaris I --> Muhammad Abdul Syukur, 
                         bendahara --> Rhafika Medik. 
hanya aku dan Syukur yang mewakili kelas kami (two extention/ II MAPK) berpartisipasi dalam bagian bahasa, sangat berat tanggung jawab bagian bahasa. yakni harus menyontohkan berbahasa yang baik dalam hal ini arab dan inggris, mengjarka adik-adik kelas kami yang belum pandai menggunakan bahasa, dan masih banyak lagi. Berkecimung dalam satu bagian membuat frekuensi pertemuan kami (anggota bagian) semakin sering. Hal itu membuat hubungan kamu mulai terasa akrab.

Yang menyita perhatian ku adalah pak ketua bagian AMY, pada awalnya aku mengenalnya seperti semua orang mengenalnya. Orang yang berkepribadian Angkuh, sombong, sama sekali tidak bersahabat, charming, cerdas, dan banyak disukai para santri putri karena ketampanannya (kata tampan disini hanya mengutip dari kebayakan orang katakan, tapi hal itu belum ada pembuktiannya). 

tapi setelah mengenalnya dan AMY sendiri banyak menceritakan berbagai macam hal pada ku, seketika semua tabir itu seolah mulai memudar. dan dimata ku AMY ini adalah seorang yang perhatian, berkomitmen, dan sangat berbeda dari semua pria seumurannya. cara berfikirnya yang luas dan logis, pemecahan masalahnya yang tepat dan akurat. bisa dibilang semua keputusan yang ia ambil nyaris tanpa cacat. bagiku dia adalah seorang teman yang luar biasa.

dan tiba lah, saat-saat dimana pintu gerbang itu mulai menyeretku, memaksakku, dan tak ada ampun lagi bagi ku..

setelah belajar malem (muhajahah) seperti biasa aku selalu pergi ke kantor, untuk melakukan pemanggilan kepada mereka yang tertangkap basah bicara tidak menggunakan bahasa yang diwajibkan (Arab & Inggris). karena malam itu tak ada pelanggaran, aku hanya duduk sejenak didepan kompi. saat itulah AMY memanggilku, akupun menghampirinya. dia menceritakan sesuatu, aku mendengaran dengan baik. kontraksi dengan AMY memang menjadikan ku hanya seorang pasif atau pendengar yang baik. mungkin bukan hal yang aneh buat kalian, ketika ada seseorang yang meminta kalian dengan tegas untuk menjadi sahabatnya. tapi buat ku itu adalah hal yang sanga tidak biasa. karena aku sangat terkejut bukan main saat AMY mengatakan hal itu pada ku. dengan nafas dan mimik yang dibuat senyaman mungkin aku menjawab permintaannya dengan kata 'Ya'. 

dengan adanya ikatan sahabat yang terlihat dipaksakan itu (karena belum pernah aku menemukan seseorang meminta seseorang untuk menjadi sahabatnya, yang aku rasakan gelar sahabat hadir dengan sendirinya), AMY menjadi sangat terbuka pada ku. ia selalu menceritakan apapun yang terjadi padanya, keluarganya, teman-temannya, bahkan pacarnya. Upzz! yah dia mempunyai kekasih hati, teman sekelasku juga wanita itu bernama Ani Listiyani. dan saat itu hubungannya sudah kandas.

Entah mengapa aku menikmati kedekatan ku dengan AMY itu, tidak hanya dipesantren, saat sudah kembali ke rumah pun aku sering smsan atau telpnan. aku sangat menikmati kedekatan itu, bahkan aku sangat mementingkan urusannya dari urusan manapun. aku benar-benar menganggapnya seperti seorang sahabat yang baik. tanpa berfikir apakah ia pun begitu terhadap ku. aku sangat peduli dan selalu ingin tahu apapun yang terjadi padanya. dan aku selalu berusaha menjadi seseorang yang selalu ada untuk nya. orang pertama yang selalu datang mengusir penat nya. bahkan saat dia berkata ingin meninggalkan keluar dari ponpes, aku melarangnya dengan keras. aku membujuknya semampuku. hingga akhirnya aku berkata "gue gak bisa klu gak ada lu, seenggaknya walaupun gak ketemu cukup tau lu ada di pondok juga hati gue udah nyaman". bhahahhaahha,,lebay nian diriku nie...malu-maluin, apa-apaan itu?? :'((

kalian tau disinilah aku mulai gila, tak tahu mana yang pantas dilakukan seorang santriwati dan mana yang tidak boleh dilakukan....

Alhamdulillah AMY tidak jadi melangkahkan kakinya untuk menjauh dari pondok tercinta. dan persahabatan kami semakin akrab saja tapi diluar dugaan, x-girlfriend AMY itu tiba-tiba semakin sinis bila melihatku, tak pernah menyapa ku, tak pula berbicara dengan ku. padahal dia adalah teman sekelasaku, pernah pula satu kamar denganku. tapi mengapa??? aku tak pernah berpikir x-girlfriendny AMY itu sakit hati dengan kedekatan ku. aku hanya menikmati apa yang telah berlangsung, dan berharap berakhir dengan bahagia. dan kenyataannya dia sangat cemburu. dan aku sangat tidak nyaman dengan tatapan sinis matanya itu. aku tidak pacaran heyyy kau....aku hanya berteman ala teman biasa. 

karena aku sudah sangat tidak sabar dengan perlakuannya itu yang sangat menusuk hati ku. dengan dalih untuk mereka aku mengadukannya pada AMY pada percakapan singkat via telp saat liburan. responnya hanya biasa saja tak ada keseriusan. dan akhirnya aku menyarankan agar AMY jadian lagi dengan wanita itu, agar wanita itu berhenti mentatapku dengan tatapan yang sinis luar biasa.

dan setelah liburan berakhir entah apa yang AMY lakukan, wanita itu tak lagi memandang sinis pada ku, ia tersenyum dan banyak bicara, itu membuatku nyaman, sangat nyaman. bahkan dia tak segan-segan bercerita banyak hal padaku. termasuk hubny dengan novi dan ust hamdi (sepupu dan omnya). tapi sayangnya....

to be continue...........-->nantiin cerita selanjutnya yah.. :)





Monday, 26 December 2011

Diantara CINTA dan PERSAHABATAN...

Dua sisi yang saling berkaitan satu dengan lainnya.
Ya, antara Cinta dengan Persahabatan.
Mampukah kita membayangkan Persahabatan tanpa Cinta?
Persahabatan dan Cinta adalah teman terbaik kerana dimana ada Cinta, Persahabatan selalu berada disampingnya. Dan dimana Persahabatan berada, Cinta selalu tersenyum ceria dan tidak pernah meninggalkan Persahabatan.Pada suatu hari, Persahabatan mula berpikir bahwa Cinta telah membuat dirinya tidak mendapat perhatian lagi karena Persahabatan menganggap Cinta lebih menarik daripada dirinya.
?Hhem mm mm? Seandainya tidak ada Cinta, mungkin aku akan menjadi lebih terkenal, dan lebih banyak orang memberi perhatian kepadaku.? pikir si Persahabatan. Sejak hari itu, Persahabatan memusuhi Cinta. Ketika Cinta bermain bersama Persahabatan seperti biasanya, Persahabatan akan menjauhi Cinta. Apabila Cinta bertanya kenapa Persahabatan menjauhi dirinya, Persahabatan hanya memalingkan wajahnya dan beredar pergi meninggalkan Cinta.
Kesedihan pun menghampiri Cinta dan Cinta tidak sanggup menahan air matanya dan menangis. Kesedihan hanya dapat termangu memandang Cinta yang kehilangan teman baiknya. Beberapa hari tanpa Cinta, Persahabatan mulai bergaul rapat dengan Kecewa, Putus asa, Kemarahan dan Kebencian.
Persahabatan mulai kehilangan sifat manisnya dan orang-orang mulai tidak menyukai Persahabatan. Persahabatan mulai dijauhi dan tidak lagi disukai.Walaupun Persahabatan cantik, tetapi sifatnya mulai memuakkan.Persahabatan menyadari bahwa dirinya tidak lagi disukai lantaran banyak orang yang menjauhinya. Persahabatan mulai menyesali keadaannya, dan saat itulah Kesedihan melihat Persahabatan, dan menyampaikan kepada Cinta bahwa Persahabatan sedang dalam kedukaan.
Dengan segera Cinta berlari dan menghampiri Persahabatan. Saat Persahabatan melihat Cinta menghampiri dirinya, dengan air mata yang berlinang Persahabatan pun meluapkan seribu penyesalannya meninggalkan Cinta.
Dipendekkan cerita, Persahabatan dan Cinta kembali menjadi teman baik. Persahabatan kembali kepada pribadi yang menyenangkan dan Cinta pun kembali tersenyum ceria. Semua orang melihat kembali kedua teman baik itu sebagai berkat dan anugerah dalam kehidupan.
Moral:
Mampukah Persahabatan tanpa Cinta?
Mampukah Cinta tanpa Persahabatan?
Sering kali ditemui banyak orang yang coba memisahkan Persahabatan dan Cinta karena mereka berfikir, ?Kalau Persahabatan sudah disulami dengan Cinta, pasti akan jadi sulit!?. Terutama bagi mereka yang menjalin persahabatan antara seorang pria dan wanita.
Persahabatan merupakan bentuk hubungan yang indah antara manusia, di mana Cinta hadir untuk memberikan senyumnya dan mewarnai Persahabatan. Tanpa Cinta, Persahabatan mungkin akan diisi dengan Kecewa, Benci, Marah dan berbagai hal yang membuat Persahabatan tidak lagi indah. Berhentilah membuat batas antara Cinta dan Persahabatan, biarkan mereka tetap menjadi Teman baik. Yang harus diluruskan adalah Cinta bukanlah perusak Persahabatan, Cinta memperindah persahabatan anda.
Seringkali Cinta cuma dijadikan kambing hitam sebagai perusak sebuah persahabatan. SALAH BESAR !!! Seharusnya dengan adanya Cinta, persahabatan akan semakin menyenangkan. Buat teman-teman yang sedang menjalin Persahabatan. Penuhilah persahabatanmu dengan Cinta, berikanlah Cinta yang terbaik untuk sahabatmu.
Buat teman-teman yang sedang mengalami guncangan dalam persahabatan, jangan salahkan Cinta! Tetapi cobalah perbaiki persahabatanmu dengan cinta karena cinta akan menutupi segala kesalahan, mengampuni dengan mudah dan membuat segala sesuatu yang tidak mungkin menjadi mungkin.
Buat teman-teman yang belum mengerti arti Persahabatan, cobalah memulai sebuah persahabatan. Dengan persahabatan kalian akan semakin dewasa, tidak egois dan belajar untuk mengerti bahwa segala sesuatu tidak selalu terjadi sesuai dengan keinginan kita.
Buat teman-teman yang sedang kecewa dengan Persahabatan. Renungkanlah;?
Apakah saya sudah menjalani Persahabatan dengan benar??
Dan cobalah memahami arti persahabatan buat hidupmu. Keinginan, semangat, pengertian, kematangan, kelemahlembutan dan segala hal yang baik akan engkau temui dalam persahabatan.

Monday, 5 December 2011

Tuesday, 29 November 2011

belum terlambat untuk ku bertobat...

Assalamu a'laikum warohmatullahi wabarokatuh...

     ketika aku membaca posting sahabat ku Pipit Jayantie el Zahra, terjawab semua keluh kesah yang selama ini bersemayam dalam hati ku. Yang tak pernah mendapatan jawaban kongkrit dan pasti, hanya sebuah onggokan kan kata yang terselubung. Betapa sadar selama ini aku telah terperosok, aku telah terjatuh dalam jurang kemaksiatan yang amat sangat dalam. Aku tak mampu menjaga pergaulan ku dengan baik, hingga selama ini setiap kali timabul pertanyaan-pertanyaan dalam hati ku..
    Mengapa aku tak bisa menutup aurat ku secara sempurna?
    Mengapa aku tak bisa menjaga pendangan ku?
    Mengapa aku tak bisa menjaga hati ku?
    Mengapa aku tak bisa se-istiqomah sahabat ku Pipit Jayanti?
    Mengapa aku tak setegar dia?
    Mengapa aku tak mampu menjaga jarak dari makhluk yang bernama ikhwan itu??
    Saat pertanyaan itu bermunculan, aku akan merenung, dan mencari solusi yang nyata mengapa Pipit Jayanti mampu sedangkan aku TIDAK???, tapi otakku akan segera memberi jawaban klasik "Karena lingkungan dan keadaan ku tak mendukung ku untuk bisa menjadi seornag Pipit jayanti".
    Aku mulai memakai jilbab ku ketika duduk di kelas 4 sd, dan sejak itu aku mulai tertarik dengan semuah pokok ajaran islam. Sesekali setelah sholat magrib berjamaah dengan ayah ku, aku selalu bertanya tentang islam. Awalnya aku tak ingin memakai jilbab GERAH, ENGAP, GATEL tapi berbeda setelah aku melihat bibi ku, aku memanggilnya Ence Sopur. Pandangannya yang damai, tutur katanya yang lembut, membuat ku ingin sekali menjadi seseorang yang seperti dia. begitupun bibi - bibi ku yang lainnya.
     Ketika aku lulus SD, aku ingin sekali mencicipi tinggal di sebuah pondok pesantren, tapi sayang ibu ku tidak mengizinkan ku. Karena aku adalah anak perempuan pertama dalam keluargaku. Jadilah aku meneruskan sokolah ku di Mts N Jati Asih, disanalah aku mengenal sosok Pipit Jayanti. Aku tidak pernah sekelas dengan nya. Tapi mentaqdirkan Pipit untuk menjadi sahabat yang selalu membimbingku. Hingga walaupun selalu berjauhan kelas tapi kami selalu bersama. Aku mengenal Pipit dari sebuah Organisasi Intra Sekolah (OSIS).
     Percaya atau tidak, ibuku sangat tak suka kedekatan ku dengan Pipit, katanya karena aku menjadi manusia yang sok alim. Itu membuat ibu ku gerah, karena itu aku menyesuaikan cara berpakaian ku. Bagaimana caranya tidak menggemborkan aurat tapi tetap dipandang normal oleh ibuku. Disini lah perbedaannya. Ibu ku selalu bertanya, Mana pacar kamu vie? Elva saja banyak yang dateng malam minggu. pantesan kamu diputusin badan mu itu gemuk sekali bla bla bla. Tapi alhamdulillah ibu sudah berubah, saat ini ia akan selalu mendukung apa yang akan aku lakukan selama masih dalam kancah Islam,..
     Itu, baru dari segi keluarga. belum dari segi manteman. dan masih banyak lagi... .>,<"!!

    Tapi kali ini aku sadar, semua ini bukan salah Allah yang menempatkan ku dalam lingkungan yang tak mendukung ku untuk selalu istiqomah. tapi karena hati ku yang masih belum bisa menduakan isyarat-isyarat duniawi. Hingga akhirnya aku terjatuh dalam liku cinta setan yang menyesatkan. Naudzubillah,,,,






ini bukan masalah karena kesalahan orang lain..
tapi karena diri ku sendiri..
BISMILLAHI TAWAKALTU A'LALLAH...vie pasti bisa..



Tuesday, 8 November 2011

keep Istiqomah
Fifi Rizky Awaliyah
ikhlas
semangat
berusaha
belajar
mendengarka
terbaik
wanita sholehah
berjuang
istiqomah
Fifi RIzky Awaliyah

Tuesday, 1 November 2011

tak mau lagi aku menggoyahkan pendirian ku..

Assalamu a'laikum my dear....



percaya gak, aku itu selalu merasa tak percaya diri bila berkumpul dengan teman-teman seangkatan ku di angkatan 22 pondok pesantren daarul uluum 1 bantar kemang. hal itulah yang menyebabkan ku enggan untuk hadir disetiap ada acara kumpul-kumpul bareng khusus angkatan 22. karena mereka itu begitu stylist, cantik, dan menawan. sedangkan diri ku ini hanya lah seorang Fifi Rizky Awaliyah yang penuh dengan kekurangan, yang selalu mengenakan rok dan jilbab lebar. sebenarnya jauh di dalam hati ingin sekali aku mencoba untuk mengenakan celana jins yang dengan jelas membentuk seluruh lekukan kaki. memakai kerudung kecil yang menonjolkan segala yang ada. tapi selalu saja rasa takut ku selalu lebih besar dari pada rasa ingin tahu ku. takut kepada Allah kelak, takut kepada Ayah dan Ibu yang telah mendidiku, dan juga takut pada lingkungan yang selalu memperhatikan gerak-gerik ku. bukannya aku kepedean bilang lingkungan merhatiin aku. tapi aku pernah punya pengalaman, waktu itu ketika aku pulang dari pesantren di hari kamis, sepupuku Nur Ubay Saputra datang mengunjungi ku. kami berbicara panjang lebar hingga tak ingat waktu di teras depan rumah ku, dan keesokan harinya para ibu-ibu bilang "sie Fifi anak nya ustad Mastan pulang pesantren cuma buat pacaran ajjah." apa coba klu bukan merhatiin namanya. makanya aku harus jaga image di depan mereka dengan gelar seorang santri ditambah seorang anak ustad (kata mereka)=>(padahal ayah ku tak mau dibilang ust).

begitu pun ketika terdengar desas desus bahwa angkatan 22 akan mengadakan buka puasa bareng dirumah salah seorang teman ku yang bernama Jajang Saiful Bahri yang tinggal di daerah jakut. nawaitu gak akan ikut, apapun yang akan terjadi.. gak akan ikut. karena aku takut mati gaya bila dihadapan mereka. sumpah ya Allah aku sama sekali gak percaya diri dengan mereka. tapi setiap kali teman2 ku menanyakan akankah aku ikut? aku hanya akan menjawab dengan kata "Insya Allah" sambil mengigit bibir ku pelan. pertanda perkataan ku tak serius. begitupun ketika salah seorang kawan ku mengajak untuk datang bersama. awalnya aku berniat untuk menolak nya dengan alesan klasik yang aku buat sendiri. dan akhirnya niat itu ku batalkan dengan beberapa alasan ::
1. dy begitu antusias,
2. baru kali ini waktu senggangnya dan aku tak ingin mengecewakannya
3. dy gak tau jalan dari rawamangun menuju kediaman jajang sementara aku tahu

karena itu aku bersedia pergi, walaupun harus ke rawamangun terlebih dahulu yang memakan waktu satu setengah jam dengan angkot. dan satu jam dengan kendaraan. padahal bila dari rumah ku kerumah jajang tak akan memakan waktu hingga 30 menit. akhirnya ku temui dy di depan kampus UNJ. sumpah awalnya aku merasa begitu yakin kalau aku itu bisa. tapi sayangnya ketika sampai disana aku sama sekali bingung. padahal aku pernah berkali-kali menggunakan motor kesana, bonceng sama cey Pipit Janyanti, atau bawa sendiri ketika aku pergi ke kantor pos. dan entah kenapa aku selalu gugup dan grogi klu di depan kawan ku yang satu itu. hingga aku tak mampu memberikan mengarahan dengan benar. hingga harus melewati kali malang yang bisa dibilang rawan macet dan terlalu muter untuk tujuan ke pondok gede.

saat itu aku gak tahu bagaimana penilaian dy tentang aku. tapi jauh dalam hati ku, aku yakin dy menyesal telah mengajak ku. padahal awalnya aku sudah bilang dy lebih pantes bareng dengan ukhtie Iin karena rumah merka hanya terpaut beberapa puluh meter saja. berbeda dengan ku yang beberapa puluh kilo meter saja. tapi dy bilang percuma bareng dengan orang yang tak tau jalan.

begitu pun ketika sampai, wajah nya gak enak banget di pandang.
sumpah ngerasa bersalah banget.

dan jujur aku masih gak percaya diri saat itu,. MINDER...

sepulang tarawih teman2 ku yang lain, hendak pergi ke TMII untuk berkeliling. dan kebetulan wanitanya lebih banyak dari pada laki-laki dan slah satu diantara kami tak kebagian kendaraan. sungguh bila aku di izinkan untuk nginep di rumah jajang saat itu aku tak akan ikut. aku lebih memilih membaringkan seluruh tubuh ku di atas kasur yang empuk. tapi ibuku tak mengizinkan aku untuk menginap. karena pada awalnya aku memang gak diijinin pergi, walau ku bilang dengan kawan ku andi yasin, walau ku bilang di rumah Jajang (dy sudah familiar dalam keluarga ku), sampai dompet dan kunci motor ku disita segala. tapi yasinn terus2an memaksa, karena itu aku terus merayu ibu ku, alhamdulillah di ijinin dengan syarat gak boleh nginep. dan ketika ku katakan pada kawan ku itu dy bilang dy juga gak akan nginep. makanya aku bersemangat walaupun sangat MINDER.



dan saat itu aku berfikir ya memang harus dengan yasin karena awalnya dengan dy, niat gak nginep juga samaan. makanya aku memberanikan diri untuk memastikan aku dengan nya.
saat itu dy bilang "ambil ajjah helmnya di dalem mio warna item"..
setelah aku kembali dari mengambil helm.. aku mendengar pembicaraannya dengan teman laki2 ku yg lain. "eh masa gue sama si Fifi motor gue kan metik bisa-bisa An.." seketika aku memotong kata-kata nya "yang ini bukan shine" kata ku sambil menunjukan helm yang ku bawa tapi memalingkna wajah ku. dengan watadosnya dia bilang "iyah..iyah..iyah,,".................sambil tersenyum menahan rasa sakit di hati ku. rasa percaya diri ku hancur seketika.

tersisa saat itu diantara ukhtie Mila dan ukhtie Sonya. juga Jajang dengan motor vixionnya. tapi mereka gak mw tumpuk tiga. akupun bila dalam posisi mereka akan menolak semampu ku bisa. tiba-tiba dy bilang "ywdagh kalian sama gue ajjah, jang lu bawa Fifi mw kan?"
"Gue sih ama siapa  ajah gak masaalah." jawab jajang.

tapi mereka tetap tak mau, sebenernya dy nyadar gak sih??
maslahnya bukan dengan siapa mereka tumpuk tiga. tapi kerena mereka laki-laki lah jadi ukhtie ku yang dua itu gak mau. dan sekali lagi rasa percaya diri ku semakin hancur. karena dengan kata-katanya itu aku semakin yakin dy itu sebenernya GAK MAU, MALU, GENGSI, jaalan sama aku yang katro ini. dan akhirnya aku yang tumpuk tiga dengan ukhtie mila, dan ukhtie sonya.

=>>pengalamann ku yang ini bener-bener ngebuka mata aku, kalau aku itu memang bener-bener jelek, buruk rupa, dan gak punya kelebihan sedikit pun. dengan tubuh yang buntet,.. Hha
=>>kata-katanya dy itu dah berhasil bikin aku nangis seminggu. dirumah, dikantor, dimotor sampe dikamar mandi pun aku nangisss...bila teringat dengan kata-katanya...

tapi aku sangat berterima kasih..
karena dengan demikian semakin membuat ku minder dan jauh dari kata sombong..
,makasihhhhh sahabat ku yang baik hati .. *.^



Rangkuman Debat Pertama Capres 2024

Anies Baswedan Visi dan Misi 1.        Menempatakan hukum sebagai rujukan utama untuk memastikan hadirnya rasa keadilan memberikan keber...